
TIMETODAY.ID, BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menjamin tidak akan ada penggusuran terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Parung tanpa kepastian lokasi pengganti. Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan telah menyiapkan dua lahan relokasi yang siap digunakan.
“Kami tidak ingin menggusur PKL yang tidak kami tentukan arah lokasi tempat penggantinya,” ujar Rudy usai meninjau langsung kawasan Pasar Parung, Senin (27/4/2026).
Dua lahan yang telah disiapkan yakni lahan di depan pasar seluas sekitar 7.000 meter persegi, serta tanah kosong milik Pemkab Bogor seluas sekitar dua hektare yang berada di seberang pasar. Keduanya diproyeksikan sebagai lokasi relokasi yang lebih tertata dan layak bagi para pedagang.
Selain relokasi, Pemkab Bogor juga mengkaji pembangunan pasar ikan modern di kawasan tersebut. Rencana ini mempertimbangkan posisi Pasar Parung sebagai salah satu sentra ikan hias terbesar di wilayah Bogor.
“Kami ingin membangun di depannya pasar ikan, salah satu yang terbesar dan yang representatif,” kata Rudy.
Kendati demikian, Rudy menegaskan seluruh rencana penataan tidak akan diputuskan sepihak. Pemerintah daerah akan terlebih dahulu berdialog dengan para pelaku usaha ikan hias yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas di Pasar Parung.
“Bukan hanya kehendak kami. Kami harus bicara dengan para pelaku pengusaha ikan hias di Pasar Parung,” ucapnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































