Trump Copot Pam Bondi Usai Kritik Penanganan Berkas Epstein

Trump
Presiden AS Donald Trump. Foto: Getty Images

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengambil langkah mengejutkan dengan memberhentikan Jaksa Agung Pam Bondi di tengah meningkatnya kritik terhadap penanganan kasus berkas Jeffrey Epstein.

Keputusan itu diumumkan saat tekanan publik terhadap Departemen Kehakiman kian menguat, terutama terkait penanganan dokumen Epstein yang dinilai belum tuntas. Meski demikian, Trump tetap memberikan pujian terhadap kinerja Bondi selama menjabat.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Bondi sebagai sosok loyal yang telah menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi, khususnya dalam upaya penegakan hukum di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Advertisement
Baca Juga :  Dari Barcelona Menuju Gaza, Ribuan Relawan Dunia Siapkan Misi Kemanusiaan

Sebagai pengganti sementara, posisi Jaksa Agung akan diisi oleh Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche, yang juga dikenal sebagai mantan pengacara pribadi Trump. Sementara itu, Bondi disebut akan beralih ke sektor swasta, meski detail peran barunya belum diumumkan.

Di balik keputusan tersebut, kasus Epstein masih menjadi bayang-bayang politik yang cukup berat. Epstein sendiri meninggal dunia di dalam sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu proses persidangan atas kasus perdagangan seks yang menjeratnya.

Selain itu, Bondi juga dikabarkan menghadapi tekanan internal karena dinilai belum berhasil membawa sejumlah tokoh yang dianggap sebagai lawan politik Trump ke ranah hukum. Beberapa nama yang disebut antara lain mantan Direktur FBI James Comey dan Jaksa Agung New York Letitia James.

Baca Juga :  Kenapa Indonesia Kerap Diguncang Gempa Bumi? Simak Penjelasan BMKG

Laporan media setempat menyebutkan, Trump tengah mempertimbangkan nama Lee Zeldin sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi Jaksa Agung secara definitif. Saat ini, Zeldin diketahui menjabat sebagai kepala Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat.

Pergantian ini menambah daftar perombakan di lingkaran pemerintahan Trump, setelah sebelumnya ia juga melakukan pergantian di posisi penting lainnya dalam kabinet.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel