Konflik Timur Tengah Memanas, NATO Tegaskan Tidak Ikut Terlibat

Nato
Ilustrasi NATO. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, NATO memastikan posisinya tetap berada di luar konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Aliansi pertahanan tersebut menegaskan tidak ikut serta dalam operasi militer yang sedang berlangsung.

Meski tidak terlibat langsung, NATO disebut terus mengikuti perkembangan situasi dengan seksama, terutama yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara anggotanya serta stabilitas kawasan.

Mengutip laporan Financial Times, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte masih aktif berkomunikasi dengan para pemimpin negara anggota guna memantau dinamika yang terjadi. Sebelumnya, ia juga telah menegaskan bahwa NATO tidak menjadi bagian dari konflik di Timur Tengah.

Advertisement
Baca Juga :  Wabup Bogor Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam Momentum Muhasabah

Namun demikian, di balik sikap resmi tersebut, terdapat langkah-langkah individual dari beberapa negara anggota. Sejumlah negara dilaporkan membuka akses bagi militer Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan mereka di kawasan Timur Tengah. Selain itu, ada pula inisiatif pengiriman armada militer guna memperkuat perlindungan terhadap sekutu di wilayah Teluk.

Di sisi lain, keputusan NATO yang tidak mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz memicu ketegangan dengan Donald Trump. Presiden AS itu sebelumnya mendesak aliansi tersebut untuk turut menjaga jalur strategis yang menjadi lintasan utama perdagangan minyak dunia.

Baca Juga :  Amerika Serikat Kirim Usulan Damai ke Iran, Bahas Nuklir hingga Selat Hormuz

Menanggapi sikap NATO, Trump bahkan menyatakan bahwa negaranya tidak lagi bergantung pada dukungan aliansi tersebut. Pernyataan ini menandai adanya perbedaan pandangan di antara sekutu lama dalam menyikapi konflik yang kian memanas.

Situasi ini memperlihatkan bahwa meski NATO memilih untuk tidak terlibat langsung, dampak konflik tetap merembet ke hubungan geopolitik global, termasuk dinamika di antara negara-negara sekutunya.

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel