Tesla Bangun Pabrik Cip AI Terafab, Elon Musk: Jauh Lebih Besar dari Gigafactory

Tesla
Foto: Elon Musk. Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes/File Photo

TIMETODAY.ID, JAKARTATesla tengah bersiap meluncurkan proyek fasilitas produksi cip kecerdasan buatan (AI) berskala besar yang diberi nama Terafab. Proyek ini disebut akan diperkenalkan dalam waktu dekat sebagai bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengembangan teknologi kendaraan otonom.

CEO Tesla, Elon Musk, menyampaikan bahwa pabrik cip tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang semakin besar dalam sistem kecerdasan buatan milik Tesla. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Sabtu (15/3/2026).

Fasilitas produksi ini nantinya akan mendukung pengembangan cip AI generasi kelima Tesla yang dirancang untuk mengoperasikan berbagai teknologi kendaraan pintar, termasuk sistem Full Self-Driving (FSD) yang menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

Advertisement

Selama ini Tesla masih mengandalkan pasokan dari sejumlah produsen semikonduktor global. Namun meningkatnya kebutuhan cip untuk pengembangan teknologi otonom membuat perusahaan mempertimbangkan langkah produksi mandiri dalam skala besar.

Baca Juga :  Bill Gates Ramalkan Era ‘Kecerdasan Gratis’: Masa Depan AI yang Mengubah Segalanya

Pada rapat tahunan Tesla tahun lalu, Musk sempat membuka kemungkinan kerja sama dengan perusahaan teknologi seperti Intel.

“Anda tahu, mungkin kami akan melakukan sesuatu dengan Intel,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara Tesla dan Intel terkait proyek tersebut.

“Kami belum menandatangani kesepakatan apa pun, tetapi mungkin ada baiknya melakukan diskusi dengan Intel,” tambah Musk.

Selain Intel, Tesla juga diketahui menjalin hubungan kerja sama dengan sejumlah produsen cip besar lainnya, seperti TSMC dari Taiwan dan Samsung Electronics dari Korea Selatan.

Baca Juga :  RAM Langka, Laptop AI Terancam Makin Mahal di Awal 2026

Menurut Musk, kapasitas produksi cip dari para pemasok saat ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan Tesla yang terus meningkat. Karena itu, perusahaan mempertimbangkan pembangunan fasilitas produksi sendiri yang jauh lebih besar dibandingkan pabrik sebelumnya.

“Jadi saya pikir kami mungkin harus membuat Tesla Terafab. Ini seperti giga, tetapi jauh lebih besar. Saya tidak melihat cara lain untuk mencapai volume cip yang kami butuhkan,” kata Musk.

Rencana pembangunan Terafab menjadi bagian dari upaya Tesla memperkuat fondasi teknologi kecerdasan buatan, sekaligus mempercepat realisasi kendaraan otonom yang selama ini menjadi ambisi besar perusahaan tersebut.***

Editor : Syafira

Sumber : beritasatu.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel