TIMETODAY.ID, JAKARTA — Produsen mobil listrik asal China, BYD, dikabarkan tengah menyiapkan versi terbaru dari mobil listrik kompak BYD Atto 1. Di pasar China, mobil ini dikenal dengan nama BYD Seagull.
Prototipe kendaraan tersebut baru-baru ini tertangkap kamera saat menjalani pengujian di China. Dari gambar yang beredar, terlihat sejumlah pembaruan teknologi yang disematkan pada model terbaru tersebut.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah kehadiran sensor LiDAR yang dipasang di bagian atap mobil. Teknologi ini biasanya digunakan untuk mendukung sistem bantuan berkendara canggih.
Dilaporkan oleh CarNewsChina, BYD Atto 1 versi terbaru juga disebut akan memiliki jarak tempuh hingga 505 kilometer berdasarkan standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Dilengkapi Sistem ADAS Canggih
Sensor LiDAR yang terlihat pada prototipe tersebut diduga terhubung dengan sistem otonom God’s Eye B, yakni teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) milik BYD.
Sistem ini didukung oleh chip Nvidia Drive Orin yang memiliki kemampuan komputasi hingga 254 TOPS (trillion operations per second). Dengan dukungan perangkat tersebut, mobil diperkirakan akan memiliki berbagai fitur canggih seperti:
- Parkir valet otomatis (AVP)
- Navigasi otonom di jalan perkotaan
- Sistem bantuan berkendara yang lebih pintar
Sebelumnya, teknologi ADAS God’s Eye B hanya tersedia pada kendaraan premium BYD seperti Yangwang dan Denza.
Daya Motor Ikut Ditingkatkan
Untuk mengimbangi tambahan bobot dari sensor baru dan baterai yang lebih besar, BYD juga meningkatkan performa motor listriknya. Tenaga motor disebut naik menjadi 60 kW, lebih besar dibandingkan model sebelumnya yang hanya 55 kW.
Selain itu, melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi sensor RoboSense, BYD diperkirakan akan menawarkan sensor LiDAR sebagai opsi tambahan dengan harga sekitar 10.000 yuan atau sekitar Rp24 jutaan.
Persaingan Ketat di Pasar Mobil Listrik China
Pembaruan teknologi ini dilakukan di tengah persaingan ketat di pasar mobil listrik China. Penjualan BYD Seagull saat ini masih tertinggal dari pesaingnya, yaitu Geely Xingyuan.
Pada Januari 2026, Geely Xingyuan tercatat terjual 29.007 unit, sementara BYD Seagull hanya mencapai 5.329 unit.
Dengan berbagai peningkatan teknologi tersebut, BYD diperkirakan ingin meningkatkan daya saing Atto 1 di segmen mobil listrik kompak yang semakin kompetitif.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































