TIMETODAY.ID, JAKARTA — Keluhan terhadap mobil listrik BYD Sealion 7 sempat mencuri perhatian publik di media sosial. Seorang pengguna TikTok mengungkapkan pengalamannya setelah membeli unit di salah satu dealer BYD di Jakarta Utara. Alih-alih menikmati kendaraan listrik baru, ia justru dihadapkan pada masalah teknis yang cukup mengkhawatirkan.
Melalui akun TikTok @jamjamanshop, konsumen tersebut menceritakan bahwa tak lama setelah unit diterima, muncul bunyi-bunyian dari bagian depan mobil.
“Tanggal 8 Agustus, saya booked sendiri buat masuk ke bengkel Arista Puri buat betulin suara ngik-ngiknya. Lalu paginya pas nganter mobilnya, tiba-tiba keluar tulisan battery vehicle limited,” tulisnya.
Kejadian lebih menegangkan dialami di perjalanan menuju sekolah anaknya. “Saya masih pakai nih mobil buat anter anak sekolah ke PIK, terus di jembatan tenaga hilang, digas nggak keluar tenaga. Jadi serem karena posisi kenceng lagi mau nyalip. Setelah itu saya kaget, saya bilang ke sales kalau mobilnya tidak ada tenaga. Gimana?” ungkapnya.
Pihak bengkel kemudian meminta agar mobil dibawa ke dealer BYD Arista. Awalnya, masalah diduga berasal dari aki. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan kerusakan pada baterai yang membuat kendaraan harus tinggal di bengkel selama lebih dari seminggu.
“Saya sampai Puri Arista, saya servis diminta tinggal sehari. Setelah sehari dites, ternyata baterai rusak, harus diganti. Lalu diganti lah baterainya sekitar 8 hari. Saya marah, saya bilang ini mobil kan masih baru masih sebulan, saya ganti unit aja,” tambahnya.
Menanggapi keluhan ini, pihak BYD Indonesia angkat suara. Head of Marketing, PR & Government Relations BYD Indonesia, Luther Pandjaitan, menegaskan bahwa konsumen tidak perlu khawatir jika mengalami kendala serupa. Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan saluran resmi untuk menerima aduan.
“Saat ini kustomer masih dalam penanganan. Untuk kustomer yang mengalami kendala dapat menghubungi call center kita di 0800-168-6868,” ujar Luther mengutip dari detikOto, Sabtu (23/8/2025).
Bagi Luther, kepuasan pelanggan adalah prioritas. Karena itu, setiap laporan akan segera ditindaklanjuti.
“Kami akan prioritaskan pelayanan aftersales yang prima kepada pelanggan kami,” ucapnya.
Langkah cepat BYD ini diharapkan bisa meredam keresahan konsumen sekaligus menjadi bukti komitmen mereka dalam menjaga kepercayaan pasar mobil listrik di Indonesia.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































