
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melakukan percakapan telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Dalam pembicaraan tersebut, keduanya membahas situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang memanas akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel.
Melalui unggahan di akun X, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut kedua pemimpin meninjau perkembangan eskalasi militer yang terjadi di kawasan tersebut. Mereka juga membahas dampak serius konflik tersebut terhadap keamanan dan stabilitas regional maupun internasional.
Dalam percakapan itu, Prabowo menekankan pentingnya segera menghentikan aksi militer yang tengah berlangsung. Ia mengingatkan bahwa konflik yang terus berlanjut berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan.
Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Iran dilaporkan melancarkan sejumlah serangan di kawasan Teluk. Salah satu insiden terbaru terjadi ketika dua kapal tanker minyak diserang di perairan Irak.
Menurut laporan media internasional, Direktur Jenderal Perusahaan Pelabuhan Irak, Farhan al-Fartousi, menyebut sebanyak 38 awak kapal berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Seluruh korban selamat diketahui merupakan warga negara asing.
Serangan tersebut diklaim dilakukan oleh Iran. Media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting, melaporkan bahwa drone bawah laut meledakkan dua kapal tanker minyak di wilayah Teluk Persia pada Rabu malam (11/3).
Seorang sumber keamanan Irak di Basra sebelumnya juga menyebut sebuah kapal Iran yang membawa bahan peledak diduga menjadi pelaku serangan. Otoritas Irak saat ini masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Kepala media Komando Operasi Gabungan Irak, Saad Maan, menyatakan bahwa serangan tersebut terjadi di wilayah perairan teritorial Irak dan dinilai sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara. Ia menegaskan Irak memiliki hak untuk menempuh langkah hukum terkait insiden tersebut.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































