
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan penutupan sementara jalur operasional Zona 4A di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang usai longsor tumpukan sampah pada Minggu (9/3/2026).
Pengiriman sampah dari Jakarta tetap lancar meski dengan penyesuaian rute. Truk sampah sementara dialihkan ke zona alternatif yang aman.
“Langkah mitigasi ini menutup layanan Zona 4A untuk sementara. Operasional pengiriman sampah ke TPST Bantargebang dikurangi dan dialihkan ke Zona 3, sambil menyiapkan dua lokasi baru sebagai pengganti,” kata Pramono saat di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).
Pemprov DKI sedang mempersiapkan Zona 3 plus dua zona tambahan untuk menampung sampah Jakarta hingga Zona 4A pulih sepenuhnya. Pramono berharap pemulihan area longsor bisa segera rampung agar aktivitas normal kembali.
Longsor diduga akibat hujan lebat berkepanjangan yang meresap ke tumpukan sampah setinggi gunung, memicu pergeseran hingga runtuh. Insiden ini menewaskan empat orang.
Dinas Lingkungan Hidup DKI langsung aktifkan mode darurat pasca-kejadian, fokus evakuasi korban dan lindungi petugas lapangan. Tim gabungan—termasuk Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI, pemadam kebakaran, dan aparat lokal—dikerahkan dengan 19 ekskavator serta tujuh ambulans.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari melaporkan, hingga Minggu malam, delapan korban ditemukan: empat selamat, empat tewas di tempat.
Pencarian lima korban hilang—Riki, Hardianto, Ato, Dofir, dan satu identitas belum jelas—masih berlanjut. Didukung alat berat dan anjing pelacak K9, upaya ini menunjukkan ketangguhan para relawan di tengah lumpur dan bau menyengat, demi menyelamatkan rekan-rekan pekerja yang jadi tulang punggung layanan sampah ibu kota.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































