Siapa Tercepat? 200 Pelari Bogor Berebut Takhta “King of Runner Pakansari”

lebarun 2026
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – 200 pelari dari hampir 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersaing memperebutkan takhta “King of Runner Pakansari” dalam turnamen Dash Run “Bogor Balap Lari” yang digelar di area Gerbang VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, mulai Sabtu (28/2/2026) malam.

Siapa yang paling cepat menembus garis finis di lintasan sprint sepanjang kurang lebih 70 meter, dialah sang juara.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, mengatakan peserta berasal dari hampir seluruh penjuru Kabupaten Bogor. Setiap kecamatan difasilitasi melalui Polsek setempat dengan kuota tiga peserta.

Advertisement
Baca Juga :  Kabogorfest dan HJB ke-543 Beri Dampak Positif, Masyarakat Harapkan Digelar Setiap Tahun

“Pesertanya 200 orang, hampir dari 40 kecamatan. Jadi se-Kabupaten Bogor, bukan di Pakansari saja, tapi mereka yang biasa lari di sini juga tetap kita beri slot,” ujar Rike, Jumat (27/2/2026).

Selain melalui Polsek, pendaftaran juga dibuka lewat Google Form dan langsung di lokasi selama kuota masih tersedia. Perlombaan berlangsung pada pukul 22.00 hingga 02.00 WIB.

Peserta bebas tampil dengan atau tanpa sepatu, serta bebas mengenakan jersey pilihan masing-masing.

“Aturannya cuma satu, siapa finish tercepat. Kita ingin ini sealami mungkin,” kata Akew, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Persikabo Siap Hadapi Dejan FC di Laga Ketiga Liga 1 2024

Kompetisi digelar dalam tiga malam Minggu selama Ramadan. Dua pekan pertama menjadi babak penyisihan, dengan 40 pelari terbaik tiap malam lolos ke putaran berikutnya. Total 80 finalis akan saling adu kecepatan pada babak final yang dijadwalkan 14 Maret 2026 untuk menentukan siapa yang berhak menyandang gelar King of Runner Pakansari.

Rike menegaskan, di balik sengitnya persaingan, ruh kegiatan ini tetap soal kebersamaan dan mengisi Ramadan dengan aktivitas positif.

“Hadiah itu bonus,” tandasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel