TIMETODAY.ID, BOGOR – Empat desa di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kini berada di bawah ancaman penyebaran Tuberkulosis (TBC). Atas kasus itu, Puskesmas Cimandala menggencarkan skrining massal untuk memutus rantai penularan yang hingga kini belum juga mereda.
Keempat desa yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Cimandala itu adalah Desa Cimandala, Cijujung, Pasir Laja, dan Pasir Jambu. Saat ini, sekitar 160 warga tercatat berstatus suspek TBC, sementara 25 orang lainnya telah dinyatakan positif dan tengah menjalani pengobatan.
Kepala Puskesmas Cimandala, Dr. Sulasiah Legiani, mengakui tren kasus di wilayahnya justru bergerak ke arah sebaliknya dari yang diharapkan.
“Dari tahun ke tahun, bukannya menurun tapi tambah meningkat. Kita Puskesmas Cimandala sudah mendeklarasikan targetnya 2023 bebas TBC, tapi kenyataannya semakin banyak,” ujar Legiani, Jumat (27/2/2026).
Sebagai respons, puskesmas mengerahkan skrining kesehatan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) kepada seluruh anggota keluarga dan kontak erat pasien positif. Warga yang terbukti bergejala langsung ditangani, sedangkan yang tidak menunjukkan gejala diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
“Kalau tidak ada keluhan, kita langsung berikan TPT, meminum obat selama tiga bulan, satu minggu sekali pengobatan,” kata Legiani.
Seluruh pasien yang dinyatakan positif TBC turut mendapat penanganan pengobatan penuh dari puskesmas. Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala, serta menuntaskan pengobatan demi mencegah penularan yang lebih luas.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































