TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sebelum melakukan pemeriksaan kolesterol, pertanyaan yang sering muncul adalah “Haruskah berpuasa dulu atau bisa langsung cek kapan saja?” Pertanyaan ini wajar, mengingat hasil pemeriksaan darah bisa sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh saat darah diambil.
Cek kolesterol bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah penting untuk mengetahui risiko penyakit serius seperti penyakit jantung koroner dan stroke. Namun, tidak semua jenis pemeriksaan kolesterol mensyaratkan puasa. Hal ini tergantung pada komponen kolesterol yang ingin diperiksa.
Salah satu alasan mengapa puasa sering dianjurkan adalah untuk menjaga akurasi kadar trigliserida dan kolesterol jahat (LDL). Setelah makan, terutama makanan tinggi lemak dan gula, kadar trigliserida bisa meningkat sementara.
Kondisi ini dapat memengaruhi perhitungan LDL, sehingga hasil profil lipid tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi tubuh dalam keadaan stabil. Oleh karena itu, puasa 9–12 jam biasanya disarankan sebelum melakukan pemeriksaan profil lipid lengkap.
Meski begitu, tidak semua tes kolesterol harus dilakukan setelah puasa. Pada skrining rutin tertentu, misalnya pemeriksaan kolesterol total atau HDL (kolesterol baik), hasil tes tetap dianggap cukup akurat meski tanpa puasa.
Begitu pula bagi pasien yang rutin memantau respons terhadap pengobatan, dokter terkadang memperbolehkan pemeriksaan tanpa puasa jika dianggap tidak memengaruhi evaluasi klinis secara signifikan.
Pentingnya cek kolesterol sejak dini tidak bisa dianggap remeh. Kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi jika tidak terkontrol, risikonya bisa serius: penyakit jantung, stroke, dan gangguan pembuluh darah lainnya.
Bagi Anda yang memiliki faktor risiko seperti obesitas, diabetes, hipertensi, riwayat keluarga dengan penyakit jantung, atau kebiasaan merokok, pemeriksaan rutin sangat dianjurkan.
Dengan deteksi dini, perubahan gaya hidup maupun penanganan medis dapat segera dilakukan untuk mencegah perburukan kondisi.
Selain pemeriksaan rutin, ada beberapa langkah sederhana untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat:
- Aktif bergerak dan berolahraga secara rutin.
- Menjaga berat badan ideal.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi lemak jenuh dan gula berlebih.
- Memperbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah.
- Berhenti merokok.
- Membatasi makanan olahan dan gorengan.
Dengan memahami kapan perlu berpuasa dan kapan tidak, pemeriksaan kolesterol bisa lebih efektif, akurat, dan menjadi alat penting untuk menjaga kesehatan jantung Anda.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































