Purbaya Yudhi Sadewa Benahi Bea Cukai, Rotasi Pejabat di 5 Pelabuhan Besar

Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Instagram/menkeur

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Langkah besar dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membenahi internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hari ini, Purbaya mengganti pejabat di lima pelabuhan besar, sebagai bagian dari upaya reformasi institusi yang selama ini menghadapi sorotan publik.

Pelabuhan yang menjadi sasaran rotasi meliputi Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Batam, serta wilayah Sumatera Utara. Namun, Purbaya menekankan bahwa tidak semua pegawai yang digeser akan otomatis menempati posisi baru. Beberapa di antaranya bahkan berpotensi dibebastugaskan atau dirumahkan, menunggu hasil evaluasi lebih lanjut.

“Enggak, sebagian dirumahkan, sebagian enggak, tergantung doa mereka,” kata Purbaya, menanggapi pertanyaan soal nasib para pegawai yang terdampak rotasi.

Advertisement
Baca Juga :  Punya Tabungan Lebih dari Rp 2 M? Ini Strategi Aman Menurut LPS

Untuk mengisi kekosongan posisi, Purbaya mengambil langkah strategis dengan menarik talenta dari Direktorat Jenderal Pajak, yang dinilai memiliki integritas serta kapasitas untuk meningkatkan kinerja di lingkungan Bea Cukai.

“Dari pajak yang kita anggap masih bisa bekerja lebih baik,” tambahnya menanggapi pertanyaan mengenai pergantian posisi tersebut.

Langkah reformasi ini menjadi penting karena DJBC saat ini menghadapi tekanan serius. Kinerja dan citra Bea Cukai tengah terpuruk akibat kasus yang melibatkan oknum pegawainya, bahkan sempat muncul ancaman pembubaran jika perbaikan tidak segera dilakukan.

Baca Juga :  Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Damkar Dikerahkan

Untuk itu, Purbaya telah meminta waktu satu tahun kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki institusi ini dari dalam.

“Saya bilang begini, image Bea Cukai kurang bagus di media, di masyarakat, di pimpinan yang tertinggi kita. Jadi kita harus perbaiki dengan serius. Saya bilang dengan mereka, saya sudah minta waktu Presiden, satu tahun untuk tidak diganggu dulu. Biarkan saya bereskan, (berikan) waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai,” jelas Purbaya.

Dengan langkah ini, Purbaya berharap reformasi internal bisa berjalan efektif, mengembalikan citra DJBC, dan memastikan kinerja institusi menjadi lebih profesional dan transparan.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel