TIMETODAY.ID, JAKARTA — Victoria Beckham baru saja menorehkan babak baru dalam perjalanan karier fashionnya. Pada Senin, 26 Januari 2026, desainer asal Inggris ini secara resmi dianugerahi gelar Chevalière de l’Ordre des Arts et des Lettres (Ksatria Ordo Seni dan Sastra) oleh Kementerian Kebudayaan Prancis dalam upacara yang berlangsung khidmat di Paris.
Penghargaan prestisius itu diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, sebagai pengakuan atas kontribusi Victoria dalam industri mode global dan pengaruh budayanya yang kuat di Prancis, terutama berkat kehadirannya yang konsisten di Paris Fashion Week.
Setelah acara selesai, Victoria membagikan kebahagiaannya di Instagram, mengunggah foto dirinya mengenakan medali bersama keluarganya. Ia menuliskan pesan penuh syukur:
“Saya sangat merasa terhormat dinobatkan sebagai Chevalière de l’Ordre des Arts et des Lettres oleh Kementerian Kebudayaan Prancis. Saya selalu sangat mengagumi estetika Prancis dan keseriusan mereka dalam memperlakukan fashion: sebagai sebuah bentuk seni.”
“Jadi, diakui di sini dan dirangkul dengan cara seperti ini adalah sebuah hak istimewa yang mendalam, sesuatu yang mencerminkan komitmen dan dedikasi selama berpuluh-puluh tahun. Terima kasih yang tulus kepada Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, atas kehormatan ini.”
“Terima kasih juga kepada mitra bisnis yang telah percaya pada saya, keluarga saya, dan terutama David, suami saya, dan investor orisinal saya. Saya sangat bersyukur, kamu adalah segalanya bagiku xx.”
Meski suasana upacara dipenuhi keharuan, perhatian media dan publik juga tertuju pada kehadiran anggota keluarga Beckham. David Beckham, bersama anak-anak mereka Harper, Cruz, dan Romeo, hadir memberikan dukungan langsung di Paris.
Namun, ketidakhadiran putra sulung mereka, Brooklyn, kembali menimbulkan spekulasi terkait isu ketegangan hubungan keluarga yang belakangan ramai diberitakan di Inggris.
Dalam pidato dan unggahannya, Victoria tetap menekankan bahwa kesuksesan yang diraihnya merupakan hasil dukungan tak tergantikan dari keluarga. Ia menyoroti peran David sebagai “investor orisinal,” mengingatkan pada masa-masa awal ia membangun label fashionnya setelah keluar dari dunia musik.
Gelar Ordre des Arts et des Lettres sendiri merupakan salah satu penghargaan budaya paling dihormati di Prancis. Victoria kini bergabung dengan deretan tokoh dunia seperti Meryl Streep, George Clooney, dan Jude Law yang lebih dulu menerima gelar ini.
Bagi Victoria, medali ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan resmi bahwa ia telah bertransformasi dari seorang Spice Girl menjadi desainer papan atas yang diakui oleh pusat mode dunia, Paris.
Di sisi lain, dinamika keluarga Beckham tetap menjadi sorotan. Hubungan Victoria dengan Brooklyn disebut sedang tegang, berakar dari perselisihan panjang antara Victoria dan menantunya, Nicola Peltz.
Rumor muncul sejak pernikahan mewah Brooklyn pada 2022, di mana isu gaun pengantin dan perebutan sorotan publik menimbulkan ketegangan yang membuat Brooklyn lebih banyak menghabiskan waktu di Amerika Serikat bersama keluarga Peltz.
Ketidakhadiran Brooklyn dalam momen penting keluarga di London maupun Paris memperkuat spekulasi adanya jarak emosional yang signifikan.
Meski Victoria kerap membagikan pesan manis di media sosial, sumber internal menyebutkan ia merasa patah hati karena kehilangan kendali atas hubungan dengan putra sulungnya.
Brooklyn sendiri menunjukkan loyalitas penuh kepada istrinya, yang kerap dilihat publik sebagai bentuk “pemberontakan halus” terhadap dominasi Brand Beckham.
Dinamika ini menjadi sorotan tajam media Inggris, yang menyoroti jurang antara citra keluarga harmonis yang ditampilkan Victoria dengan realitas hubungan mereka yang semakin renggang.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































