TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sel Roti adalah kue khas Nepal yang populer terutama saat festival Tihar dan Dashain. Bentuknya seperti donat, berwarna keemasan, dan memiliki tekstur renyah di luar tetapi lembut di dalam. Rasanya manis dengan aroma khas dari adonan beras dan gula, sehingga menjadi favorit di banyak rumah Nepal maupun komunitas Nepal di luar negeri.
Sel Roti biasanya dinikmati sebagai camilan pagi atau sore, disajikan bersama teh atau kopi. Kue ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan keluarga saat perayaan besar di Nepal.
Bahan-bahan Sel Roti
- 2 gelas beras, direndam selama minimal 4 jam
- ½ gelas gula pasir (atau sesuai selera)
- ½ gelas air hangat
- 2 sdm ghee atau mentega cair
- ¼ sdt garam
- Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat Sel Roti
- Membuat Adonan:
Tiriskan beras yang sudah direndam, lalu haluskan menjadi pasta halus menggunakan blender atau food processor. Tambahkan gula, air, ghee, dan garam. Aduk rata hingga adonan kental dan lembut. - Membentuk Kue:
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Ambil sedikit adonan, bentuk menjadi cincin seperti donat atau lingkaran panjang, tergantung selera. - Menggoreng:
Goreng sel roti dalam minyak panas hingga berwarna keemasan di kedua sisi. Angkat dan tiriskan di atas kertas minyak atau tisu agar minyak berlebih terserap. - Penyajian:
Sel Roti siap dinikmati hangat atau setelah dingin. Biasanya dimakan sendiri atau bersama teh/kopi.
Tips Membuat Sel Roti
- Pastikan minyak cukup panas agar sel roti matang merata dan tidak terlalu berminyak.
- Jangan membuat adonan terlalu encer, agar sel roti tidak pecah saat digoreng.
- Sel Roti bisa disimpan beberapa hari dalam wadah tertutup, namun paling nikmat disantap dalam 1-2 hari setelah digoreng.
Sel Roti adalah contoh bagaimana tradisi dan rasa berpadu dalam satu camilan sederhana. Selain rasanya yang lezat, membuat Sel Roti juga menjadi momen kebersamaan di dapur, terutama saat festival atau perayaan keluarga.***








































