TIMETODAY.ID, JAKARTA — Tengkuk yang terasa berat sering membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang nyaman. Leher kaku, sulit menoleh, hingga pegal yang menjalar ke bahu dan punggung bisa muncul perlahan.
Keluhan ini cukup umum, terutama bagi mereka yang banyak duduk di depan komputer, membawa tas berat, atau sedang berada dalam tekanan pikiran.
Rasa berat di tengkuk biasanya berkaitan dengan otot leher yang tegang. Namun, dalam beberapa kasus, keluhan ini juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Memahami penyebabnya penting agar langkah penanganan yang tepat dapat dilakukan.
Penyebab Tengkuk Terasa Berat
Beberapa faktor umum yang bisa membuat tengkuk terasa berat antara lain:
-
Ketegangan otot leher
Duduk membungkuk, terlalu lama menatap layar, atau tidur dengan posisi yang kurang pas dapat membuat otot leher bekerja terus-menerus. Akibatnya, otot menjadi tegang dan kaku, sehingga tengkuk terasa berat. Kondisi ini biasanya membaik dengan istirahat dan perbaikan postur. -
Stres atau kecemasan
Saat stres, tubuh menegang tanpa disadari, termasuk di area leher dan bahu. Tegangan ini bisa menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman di tengkuk. Stres yang berlangsung lama bisa membuat rasa berat muncul meski aktivitas fisik ringan. -
Cedera leher
Keseleo, terkilir, atau benturan ringan pada leher dapat menimbulkan peradangan ringan pada otot dan jaringan sekitar. Meski tampak sepele, cedera seperti ini perlu waktu untuk pulih, dan tengkuk terasa berat bisa bertahan beberapa hari. -
Kurang aktivitas fisik
Otot leher yang jarang digerakkan menjadi kurang lentur dan mudah tegang, terutama bila duduk terlalu lama tanpa jeda. -
Infeksi ringan
Infeksi ringan seperti flu atau radang tenggorokan dapat membuat otot di sekitar leher ikut menegang, menimbulkan rasa pegal, serta disertai keluhan lain seperti badan lemas atau tenggorokan tidak nyaman. -
Gangguan saraf atau tulang belakang
Masalah saraf terjepit atau pengapuran sendi leher dapat menimbulkan tekanan pada jaringan sekitar. Keluhan akibat gangguan saraf biasanya lebih menetap, kadang disertai nyeri menjalar, kesemutan, atau kelemahan pada lengan. -
Hipertensi dan kolesterol tinggi
Hipertensi yang tidak terkontrol dapat membuat tengkuk terasa berat karena pembuluh darah di kepala dan leher bekerja lebih keras. Kadar kolesterol tinggi juga bisa mengganggu aliran darah ke otot leher, memicu keluhan serupa.
Cara Meredakan Tengkuk Berat
Keluhan tengkuk berat biasanya bisa mereda di rumah dalam 2–3 minggu dengan beberapa langkah sederhana:
-
Perbanyak istirahat dan hindari mengangkat benda berat
-
Kompres hangat atau dingin di leher
-
Lakukan peregangan dan hindari menggertakkan leher
-
Kelola stres dengan yoga atau meditasi
-
Konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
-
Gunakan gel, krim, atau koyo pereda nyeri
-
Pilih bantal yang nyaman dan posisi tidur yang tepat
-
Pijat lembut leher dan bahu untuk merilekskan otot
Perlu diingat, bila tengkuk terasa berat disertai nyeri hebat, kebas, kelemahan anggota gerak, demam tinggi, atau leher menjadi sangat kaku, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis.
Dengan memahami penyebab dan cara meredakan tengkuk berat, aktivitas sehari-hari bisa kembali nyaman tanpa gangguan.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































