Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan Warga Saat Kawal Range Rover di Tol Tomang

Mobil Patwal
Aksi mobil patwal kembali jadi sorotan. Video viral memperlihatkan kendaraan warga disenggol saat pengawalan mobil mewah di Tol Tomang, memicu sorotan soal etika penggunaan sirene dan strobo. (Foto: Screenshot Tiktok)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Media sosial kembali diramaikan oleh aksi mobil patroli dan pengawalan (patwal) polisi di jalan raya. Kali ini, sebuah video viral memperlihatkan mobil patwal yang mengawal mobil mewah Range Rover diduga menyenggol kendaraan warga di Tol Tomang arah Tangerang.

Video tersebut diunggah akun TikTok jodiepurnawan_. Dalam narasinya disebutkan, kejadian terjadi pada pukul 13.15 WIB saat kondisi lalu lintas sedang padat. Mobil patwal yang mengawal Range Rover telah menyalakan sirene dan strobo, lalu membelah kepadatan jalan.

Namun di tengah kemacetan, mobil warga yang berada di jalur tersebut tersenggol. Perekam video terdengar mempertanyakan kejadian itu kepada petugas.

Advertisement

“Kenapa disenggol mobil saya? Kenapa disenggol, Pak?” ucap perekam dalam video.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! Pertunjukan Barongsai Hadir di 4 Mal Bogor

Rekaman itu juga menunjukkan mobil patwal mengawal Range Rover berpelat nomor TNI. Melalui pengeras suara, petugas patwal menyampaikan permintaan maaf dan meminta pengendara yang disenggol untuk menepi ke bahu jalan.

“Nanti di depan ya, macet Pak. Nanti Pak di depan Pak di bahu,” kata petugas.

Namun, berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, mobil patwal yang mengawal Range Rover disebut tidak benar-benar menepi di bahu jalan seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho sebelumnya telah menegaskan bahwa penggunaan strobo dan sirene telah dibekukan sementara. Meski demikian, pengawalan terhadap kendaraan pejabat tertentu tetap diperbolehkan dengan syarat penggunaan sirene hanya dilakukan dalam kondisi yang benar-benar membutuhkan prioritas.

Baca Juga :  Daftar Mobil dan Bus Listrik Penerima Insentif PPN DTP 2025: Harga Lebih Murah, TKDN Minimal 40%

Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menilai insiden tersebut kemungkinan terjadi akibat kurangnya fokus dan kesabaran pengemudi mobil patwal.

“Kalau macet, buka jalan tetap ada etikanya. Pengawalan tidak seruntulan dan harus menjaga jarak aman. Pengemudi juga tidak boleh terdistraksi, misalnya sambil pegang HT,” ujar Sony kepada detikOto, Rabu (14/1/2026).

Terkait janji petugas yang meminta korban menepi namun tidak terealisasi, Sony menilai seharusnya tetap ada komunikasi dan tanggung jawab yang jelas.

“Kalau tidak ada komunikasi dengan korban, itu bisa menimbulkan preseden buruk dan berdampak pada citra Polri,” tambahnya. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel