China Tegas Tolak Namanya Dijadikan Alasan Trump untuk Caplok Greenland

China
Juru Bicara Kemlu China, Mao Ning. Foto: AP Photo/Andy Wong

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pemerintah China bereaksi keras terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Beijing sebagai salah satu alasan Washington harus menguasai Greenland. Beijing menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan menolak namanya digunakan untuk membenarkan ambisi geopolitik AS di kawasan Arktik.

Sebelumnya, Trump kembali bersikeras bahwa Amerika Serikat perlu mengambil alih Greenland. Ia beralasan, jika AS tidak bertindak, wilayah Arktik itu berpotensi jatuh ke dalam pengaruh Rusia dan China. Pernyataan inilah yang langsung dibantah tegas oleh pemerintah China.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menegaskan bahwa AS tidak semestinya menggunakan China sebagai dalih untuk mengejar kepentingan strategisnya sendiri, khususnya dalam isu keamanan Arktik.

Advertisement
Baca Juga :  Dolar AS Tergelincir ke Rp 16.700-an, Rupiah Tunjukkan Kekuatan di Awal Pekan

“Hak dan kebebasan semua negara untuk melakukan aktivitas di Arktik sesuai dengan hukum harus sepenuhnya dihormati,” ujar Juru Bicara Kemlu China, Mao Ning, dikutip Rabu (14/1/2026).

“Amerika Serikat seharusnya tidak mengejar kepentingannya sendiri dengan menggunakan negara lain sebagai dalih.” Ia dengan tegas.

Pernyataan keras dari Beijing itu muncul di tengah sikap tegas Greenland yang menolak ancaman pencaplokan dari Amerika Serikat. Pemerintah Greenland menyatakan tidak akan menerima pengambilalihan wilayahnya dengan alasan apa pun. Greenland menegaskan statusnya sebagai bagian dari Persemakmuran Denmark sekaligus anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Greenland juga mengingatkan bahwa urusan pertahanan wilayah berada di bawah payung NATO. Dengan demikian, setiap upaya pengambilalihan secara sepihak akan berhadapan langsung dengan aliansi pertahanan tersebut.

Baca Juga :  Trump Longgarkan Tarif China: Angin Segar di Tengah Perang Dagang?

Ancaman Trump turut memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa. Sejumlah pemimpin Eropa memperingatkan bahwa pencaplokan Greenland akan membawa dampak serius terhadap hubungan antara Amerika Serikat dan Eropa, sekaligus berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Arktik.

Pekan lalu, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Denmark dalam mempertahankan kedaulatan Greenland. Negara-negara tersebut menyerukan kerja sama keamanan yang lebih luas di kawasan Arktik untuk meredam ketegangan dan mencegah langkah sepihak Washington.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel