KBBI Resmi Masukkan Kata “Kapitil” dan Kosakata Baru Lainnya

KBBI
KBBI Resmi Masukkan Kata “Kapitil” dan Kosakata Baru Lainnya. Foto : Ilustrasi/Unsplash

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) resmi menambahkan sejumlah kata baru dalam pemutakhiran daring terbaru, termasuk istilah kapitil, yang menjadi lawan kata dari kapital. Kata ini didefinisikan sebagai huruf kecil, menyempurnakan pasangan baku dengan huruf besar dalam bahasa Indonesia.

Dengan hadirnya kapitil, struktur bahasa Indonesia kini sejajar dengan istilah internasional, seperti uppercase dan lowercase. Dalam praktik penulisan sehari-hari, huruf besar ditulis dengan menekan tombol shift, sedangkan huruf kecil atau kapitil ditulis tanpa menekannya.

Baca Juga :  Mengapa Ada Rumput Plastik di Sushi? Ini Penjelasannya

Selain kapitil, KBBI juga mencatat kosakata baru yang menggambarkan pengalaman manusia. Misalnya, galgah untuk sensasi segar pada kerongkongan setelah minum, dan palum untuk kondisi sudah tidak haus atau puas minum. Kata-kata ini masuk dalam pemutakhiran periode Juli–Oktober 2025.

Advertisement

KBBI juga menambahkan kata serapan dari bahasa asing, termasuk petrikor, yang menggambarkan aroma khas saat hujan membasahi tanah kering. Menurut KBBI, istilah ini mencerminkan keterbukaan terhadap kosakata ilmiah dan budaya global.

Baca Juga :  Tak Hanya Ekonomi, Prabowo Dorong Kerja Sama Budaya Lewat Konser K-Pop

Selain itu, bahasa gaul yang sebelumnya populer di media sosial kini resmi diakui. Kata seperti skena (lingkungan pergaulan dengan minat sama), pelakor (perebut laki orang), cogan (cowok ganteng), dan bucin (terlalu larut dalam cinta) masuk KBBI.

Budaya pop Asia Timur juga memengaruhi KBBI. Istilah seperti oppa (panggilan perempuan kepada laki-laki lebih tua), wibu (terobsesi budaya Jepang), dan mokbang (siaran video makan dalam jumlah besar) kini resmi menjadi bagian dari bahasa baku.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel