Tiga Kapten, Tiga Lagu Perpisahan: Graduation Song Spesial JKT48 New Era

JKT48
Tiga kapten JKT48 New Era, tiga lagu perpisahan yang penuh makna dan kenangan.(instagram.com/jkt48)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Perjalanan JKT48 New Era telah berlangsung selama kurang lebih 4,5 tahun, terhitung sejak Maret 2021 hingga Desember 2025. Dalam rentang waktu tersebut, belasan member telah menyelesaikan masa baktinya dan memilih untuk lulus dari grup. Namun, dari sekian banyak nama, hanya segelintir member yang mendapat lagu perpisahan khusus atau graduation song.

Menariknya, ketiga member tersebut memiliki satu benang merah: mereka pernah mengemban tanggung jawab sebagai kapten JKT48. Lagu-lagu ini pun menjadi simbol penutup perjalanan sekaligus penghormatan atas dedikasi mereka selama berada di dalam grup.

Gaby Warouw menjadi salah satu nama yang tak terlupakan. Sebagai member terakhir generasi 1, Gaby menutup perjalanan panjangnya di JKT48 dengan lagu “Jiwaru Days.” Kariernya yang dimulai sejak 2011 dipenuhi dengan konsistensi dan kepemimpinan, termasuk saat menjabat sebagai kapten Team J dan kapten JKT48 di masa transisi menuju era New Era. Lagu kelulusannya pertama kali dibawakan pada momen 10th Anniversary JKT48 dan dirilis dalam bentuk official image video yang sarat kenangan.

Advertisement
Baca Juga :  Sempat Berdebat Soal KIR, Sule Akhirnya Pasrah Ditilang Petugas Dishub

Nama berikutnya adalah Shani Indira, sosok yang identik dengan JKT48 New Era. Dengan segudang prestasi, mulai dari kemenangan sousenkyo, posisi center, hingga peran sebagai kapten, Shani menjadi figur sentral di era ini. Ia mencetak sejarah sebagai salah satu dari sedikit member yang mendapatkan graduation concert sekaligus graduation single. Lagu “Sayonara Crawl” menjadi penanda perpisahannya pada 2024, dengan Shani turut menentukan sendiri jajaran senbatsu dalam single tersebut.

Baca Juga :  Na Daehoon Hadiri Sidang Cerai Perdana, Jule Belum Tampak di Lokasi

Tongkat kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Shania Gracia. Mantan kapten Team KIII ini dikenal sebagai member yang konsisten mengisi formasi senbatsu. Pada Desember 2025, Gracia resmi menutup perjalanannya di JKT48 melalui graduation ceremony dan last show di teater. Di bulan yang sama, lagu “Si Ulat Penakut” dirilis sebagai graduation song-nya. Lagu ini menggambarkan perjalanan Gracia dari sosok yang masih belajar hingga tumbuh menjadi pribadi yang matang dan penuh pengalaman.

Ketiga lagu tersebut bukan sekadar penanda kelulusan, melainkan juga cerminan perjalanan dan kepemimpinan para kapten JKT48 di era New Era. Dari Gaby, Shani, hingga Gracia, masing-masing meninggalkan cerita dan kesan yang berbeda bagi penggemar.(MG4)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel