
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (5/12/2025). Berdasarkan data pasar spot, rupiah dibuka di level Rp16.656 per dolar AS, turun tipis 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan mata uang Asia pagi ini terlihat bervariasi. Bath Thailand dan yuan China masing-masing menguat tipis, sementara ringgit Malaysia dan dolar Taiwan mengalami pelemahan. Rupee India dan won Korea justru menunjukkan penguatan yang lebih solid, mencerminkan dinamika pasar regional yang beragam.
Di tengah kondisi tersebut, pengamat pasar uang Lukman Leong memproyeksikan rupiah berpeluang melanjutkan pelemahannya sepanjang hari. Ia menjelaskan dolar AS tengah mendapat dorongan positif setelah data klaim pengangguran Amerika Serikat dirilis lebih baik dari perkiraan, sehingga memperkecil peluang percepatan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
“Pelemahan rupiah masih akan bergerak terbatas,” ujarnya.
Pasar kini menanti rilis data cadangan devisa Indonesia yang akan diumumkan siang ini. Data tersebut diperkirakan menjadi indikator penting bagi investor untuk melihat seberapa besar ruang Bank Indonesia dalam melakukan intervensi menjaga stabilitas nilai tukar.
Menurut Lukman, rupiah diprediksi bergerak dalam rentang Rp16.600–Rp16.700 per dolar AS. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































