
TIMETODAY, JAKARTA – Tim Indonesia langsung bergerak cepat menyusul keputusan tuan rumah Thailand yang memindahkan sejumlah venue SEA Games 2025 akibat banjir di kawasan Thailand Selatan. Relokasi venue ini membuat kontingen Merah Putih harus meninjau ulang strategi, melakukan survei lokasi, serta menyesuaikan persiapan teknis dengan cabang olahraga terkait.
Chef de Mission Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas, sehingga Indonesia sepenuhnya mendukung keputusan Panitia Penyelenggara SEA Games Thailand (THASOC). Dalam rapat resmi pada 27 November 2025, THASOC memutuskan untuk memindahkan beberapa cabor dari Songkhla ke Bangkok dan Chonburi.
Cabang olahraga yang terdampak pemindahan antara lain: muaythai, sepakbola putra (kualifikasi), catur, kabaddi, wushu, pencak silat, judo, petanque, karate, gulat, serta biliar dan snooker.
Bayu menegaskan bahwa Indonesia kini harus menyesuaikan perencanaan secara menyeluruh.
“Tim Indonesia akan segera menyesuaikan seluruh persiapan teknis, termasuk survei venue dan strategi kontingen. Kami berharap pemindahan ini memastikan kualitas kompetisi dan kenyamanan atlet,” ujarnya.
NOC Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan penyelenggara, ASEAN Sports Federation, dan pemangku kepentingan nasional untuk menjaga kesiapan atlet menuju SEA Games 2025 yang berlangsung 9-20 Desember mendatang. Bayu juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dukungan penuh terhadap para atlet.
Di tengah perubahan ini, Indonesia juga menyampaikan doa bagi masyarakat Songkhla dan wilayah lain yang terdampak banjir, serta berharap SEA Games tetap menjadi ajang yang memperkuat persahabatan negara ASEAN. (MG6)
Editor : Admin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































