
TIMETODAY.ID, BOGOR – Polisi mengungkap motif di balik kasus pembunuhan seorang driver taksi online yang jasadnya ditemukan di pinggir Tol Jagorawi KM 30.800, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua pelaku, berinisial RS dan AH, diduga nekat melakukan aksi tersebut karena terdesak tekanan ekonomi.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku telah merencanakan aksi itu sejak awal.
“Jadi memang sudah ada niatan dari awal. Dari pendalaman kami, kemungkinan besar karena desakan ekonomi,” ujar Wikha kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
Korban diketahui bernama Ujang Supardi (42), seorang pengemudi GrabCar. Ia menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang berujung pada kematian.
Menurut Wikha, setelah memastikan korban tidak bernyawa, kedua pelaku mengambil alih kemudi mobil dan berkeliling ke sejumlah lokasi. Dalam perjalanan, mereka sempat berhenti di sebuah konter ponsel untuk menjual telepon genggam milik korban. Uang hasil penjualan digunakan untuk membeli bahan bakar dan saldo e-toll.
“Setelah memastikan korban meninggal dunia dengan berkeliling, mereka kemudian meninggalkan jenazah korban di pinggir Tol KM 30.800,” kata Wikha.
Namun upaya pelarian keduanya tak berjalan mulus. Mobil yang mereka kuasai mengalami kerusakan di dekat Gerbang Tol Sentul Utara. Pelaku sempat memanggil mobil derek dan membawa kendaraan tersebut ke salah satu bengkel di wilayah Citeureup.
Kini, kedua tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































