TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kilau emas kembali memantul lebih terang pagi ini. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah, menembus angka Rp 2.383.000 per gram pada perdagangan Rabu (15/10/2025).
Kenaikan ini terbilang signifikan. Dalam sehari, harga emas Antam naik Rp 23.000 per gram dibanding posisi sebelumnya pada Selasa (14/10/2025) yang masih berada di Rp 2.360.000 per gram.
Berdasarkan data resmi di situs Logam Mulia Antam, satuan harga terkecil, yakni 0,5 gram, kini dijual seharga Rp 1.241.500. Adapun emas ukuran 10 gram dibanderol Rp 23.325.000, sementara emas ukuran terbesar, 1.000 gram (1 kilogram), kini mencapai Rp 2.323.600.000.
Jika dilihat dalam rentang waktu sepekan, tren kenaikan harga emas Antam terlihat konsisten. Dalam tujuh hari terakhir, harga bergerak di kisaran Rp 2.294.000 hingga Rp 2.383.000 per gram.
Dalam sebulan terakhir, rentangnya bahkan lebih lebar — antara Rp 2.090.000 hingga Rp 2.383.000 per gram.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang diterima konsumen saat menjual kembali emasnya ke Antam juga ikut menguat. Hari ini, harga buyback naik Rp 29.000 per gram, menjadi Rp 2.209.000 per gram.
Sebagai catatan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Berikut rincian lengkap harga emas Antam hari ini, Rabu (15/10/2025):
- 0,5 gram: Rp 1.241.500
- 1 gram: Rp 2.383.000
- 2 gram: Rp 4.706.000
- 3 gram: Rp 7.034.000
- 5 gram: Rp 11.690.000
- 10 gram: Rp 23.325.000
- 25 gram: Rp 58.187.000
- 50 gram: Rp 116.295.000
- 100 gram: Rp 232.512.000
- 250 gram: Rp 581.015.000
- 500 gram: Rp 1.181.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.323.600.000
Kenaikan harga ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset aman seperti emas di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan catatan harga hari ini, logam mulia kembali membuktikan daya tariknya — tak hanya sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai penjaga nilai kekayaan di tengah gejolak pasar dunia.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































