TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pernahkah Anda tiba-tiba merasakan sakit perut yang menusuk, lalu beberapa saat kemudian rasa nyeri itu lenyap begitu saja? Keluhan seperti ini cukup sering dialami banyak orang, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.
Meski biasanya tidak berbahaya, rasa nyeri yang datang mendadak tentu bisa menimbulkan rasa waswas.
Sebagian besar kasus sakit perut yang muncul dan hilang begitu saja memang ringan, bahkan sering membaik tanpa obat.
Namun, penting untuk mengetahui penyebab umum serta tanda bahaya yang harus diwaspadai agar tidak terlambat mengambil langkah tepat.
Mengapa Perut Bisa Tiba-Tiba Sakit Lalu Hilang?
Ada beberapa faktor yang bisa memicu kondisi ini, di antaranya:
- Kontraksi usus normal
Saat mencerna makanan, usus kita berkontraksi. Kadang kontraksi terasa lebih kuat, terutama setelah makan besar atau mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Nyeri biasanya hanya berlangsung sebentar tanpa gejala lain. - Menstruasi dan ovulasi
Perubahan hormon pada wanita saat haid atau masa subur bisa menimbulkan kram perut yang datang dan pergi. Walau terasa mengganggu, keluhan ini umumnya tidak berlangsung lama. - Stres dan kecemasan
Tubuh yang berada dalam kondisi tertekan akan memproduksi hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Hormon ini bisa memicu kontraksi usus lebih kuat dari biasanya, sehingga perut terasa sakit mendadak. Biasanya keluhan hilang setelah tubuh lebih rileks. - Gas berlebih di saluran cerna
Penumpukan gas di usus dapat menimbulkan rasa kembung, nyeri, hingga perut tidak nyaman. Sering kali, rasa sakit mereda begitu seseorang buang angin atau sendawa. - Reaksi terhadap makanan tertentu
Intoleransi atau alergi makanan dapat memicu perut mendadak sakit, kadang disertai diare, mual, atau muntah. - Infeksi saluran cerna
Makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri/virus bisa menyebabkan nyeri perut yang hilang-timbul, biasanya disertai diare atau mual. Jika gejala ringan, istirahat dan cukup cairan sudah cukup membantu.
Kapan Harus Waspada?
Meski seringkali ringan, sakit perut yang datang dan pergi juga bisa menjadi tanda masalah serius. Segera periksa ke dokter bila Anda mengalami:
- Nyeri perut hebat di satu sisi, disertai muntah terus-menerus atau demam tinggi.
- Perut terasa sangat kaku atau sulit disentuh.
- Muncul gejala lemas, pusing, sesak napas, atau penurunan kesadaran.
- Pada wanita: nyeri perut parah disertai perdarahan di luar haid, keputihan berbau, atau nyeri saat buang air kecil/berhubungan seksual.
Dengan memahami berbagai penyebab sekaligus tanda bahaya sakit perut yang muncul-hilang ini, Anda bisa lebih tenang dalam menilai kondisi tubuh.
Ingat, jangan sepelekan gejala yang semakin sering berulang atau terasa semakin berat segera cari pertolongan medis jika perlu.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































