TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sakit kepala kerap dianggap masalah sepele. Banyak orang mengaitkannya dengan stres, kurang tidur, atau dehidrasi. Padahal, tidak semua sakit kepala bisa diselesaikan hanya dengan istirahat atau minum obat pereda nyeri. Ada kalanya, rasa nyeri di kepala justru menjadi alarm tubuh atas kondisi serius yang tersembunyi.
Ahli saraf sekaligus dokter umum, dr Priyanka Sehrawat, yang menamatkan pendidikan neurologi di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), mengingatkan agar masyarakat lebih peka terhadap perubahan pola sakit kepala. Dalam sebuah video yang ia bagikan di Instagram, dr Sehrawat menegaskan.
“Jika sebelumnya sakit kepala hanya ringan dan jarang muncul, lalu tiba-tiba berubah menjadi lebih sering, lebih berat, atau terasa berbeda, itu sinyal jelas untuk segera mencari pertolongan medis.”
Menurutnya, sakit kepala yang terasa menyebar ke seluruh kepala, muncul mendadak dengan muntah hebat, atau kambuh berulang kali bisa menandakan adanya tekanan di dalam otak hingga kelainan struktural seperti lesi.
Lebih lanjut, ia merinci beberapa tanda sakit kepala yang wajib diwaspadai:
-
Gangguan penglihatan dan telinga berdenging
Jika sakit kepala datang bersama pandangan kabur, ganda, atau hilangnya penglihatan samping, ditambah telinga berdenging, kondisi ini bisa menjadi tanda meningkatnya tekanan intrakranial. “Bila sakit kepala datang bersama gangguan penglihatan atau telinga berdenging, segera lakukan pemeriksaan neurologis,” jelasnya. -
Sakit kepala dengan demam, kaku leher, dan muntah
Gejala ini bisa mengarah pada infeksi serius seperti meningitis atau ensefalitis. Infeksi otak berkembang cepat dan bisa berujung komplikasi jangka panjang bila terlambat ditangani. -
Sakit kepala baru setelah usia 50 tahun
Umumnya sakit kepala muncul sejak usia muda. Tetapi bila di atas 50 tahun seseorang baru mengalami sakit kepala parah, itu bisa menjadi tanda temporal arteritis, stroke, atau bahkan tumor yang belum terdiagnosis. -
Sakit kepala disertai kelemahan anggota gerak
Jika sakit kepala muncul bersamaan dengan lemah, kebas, atau kesulitan berjalan, ini bisa menjadi gejala stroke atau gangguan neurologis serius lainnya. Mengabaikannya berisiko pada kerusakan permanen.
Meski mayoritas sakit kepala memang tidak berbahaya, pesan dr Sehrawat sederhana: jangan menunggu sampai terlambat. Konsultasi cepat ke dokter bisa menjadi langkah penyelamat nyawa.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































