
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suasana di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, dipastikan memanas pada Selasa (9/9/2025) sore. Dewan Keamanan akan menggelar pertemuan darurat pukul 15.00 waktu setempat, setelah dunia dikejutkan oleh serangan udara Israel ke jantung ibu kota Qatar, Doha.
Permintaan rapat datang dari Aljazair dan Pakistan. Keduanya menekan DK PBB untuk segera membahas krisis yang muncul usai gempuran Israel, yang disebut paling berani sekaligus paling kontroversial dalam beberapa bulan terakhir.
Israel mengklaim, serangan itu menargetkan para petinggi Hamas yang sedang berkumpul di Doha untuk membicarakan proposal gencatan senjata terbaru dari Amerika Serikat. Media lokal menyebut ada 12 rudal yang menghantam bangunan tempat tinggal.
Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan tanpa campur tangan pihak luar.
“Tindakan hari ini terhadap para pemimpin teroris Hamas adalah operasi Israel yang sepenuhnya independen,” tulis kantor Netanyahu di media sosial, dikutip Al Jazeera.
Namun bagi Hamas, serangan itu bukan sekadar aksi militer. Dalam pernyataan resminya, kelompok perlawanan Palestina itu menyebut Israel sengaja menggagalkan proses diplomasi yang tengah dijajaki.
“Ini sekali lagi mengungkapkan sifat kriminal dari pendudukan dan keinginannya untuk merusak setiap peluang untuk mencapai kesepakatan,” tegas Hamas.
Meski sejumlah pimpinan mereka lolos dari target pembunuhan, enam orang tewas dalam serangan tersebut. Di antara korban, ada putra pemimpin Hamas di Gaza, Khalil al-Hayya, seorang ajudannya, serta seorang perwira Qatar.
Serangan Israel ke Doha ini bukan hanya menambah panjang daftar korban konflik Timur Tengah, tapi juga menempatkan Qatar selama ini dikenal sebagai mediator negosiasi pada pusaran baru ketegangan geopolitik. Kini, dunia menanti apakah rapat darurat DK PBB benar-benar bisa meredakan bara yang kian membesar.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































