TIMETODAY.ID, JAKARTA — Saat menginap di hotel, banyak tamu merasa sudah aman berkat kunci otomatis yang terpasang di pintu kamar. Namun, menurut pengalaman mantan staf hotel, ada satu hal sederhana yang sering dilupakan, mengunci gerendel pintu.
Meskipun sistem hotel modern dilengkapi kunci elektronik, nyatanya keamanan dan privasi tamu tetap bisa terganggu karena faktor manusia.
Risiko dari Miskomunikasi
Seorang mantan staf hotel mengungkapkan, miskomunikasi antarpegawai kerap menimbulkan masalah. Ada kalanya kamar dianggap kosong padahal masih ditempati, atau bahkan kunci kamar diberikan kepada tamu yang salah.
“Saya pernah salah memberikan tamu kunci kamar yang sudah ditempati. Kalau pintu hanya terkunci otomatis, mereka bisa saja masuk begitu saja,” ujarnya, dikutip dari Business Insider.
Kesalahan ini bisa membuat orang lain masuk tanpa sengaja ke dalam kamar tamu lain—sebuah situasi yang tentu sangat mengganggu privasi.
Gerendel Jadi Pertahanan Tambahan
Di tengah potensi kesalahan manusia, gerendel pintu menjadi pengaman paling sederhana sekaligus efektif. Dengan memasang gerendel dari dalam, tamu bisa memastikan tidak ada seorang pun yang bisa masuk tanpa izin.
Selain gerendel, ada juga tips tambahan untuk menjaga kenyamanan selama menginap:
- Gunakan tanda “Do Not Disturb” di depan pintu untuk memberi sinyal kepada staf housekeeping agar tidak masuk.
- Hindari kesalahpahaman dengan memberi tahu resepsionis jika ada permintaan khusus atau jika kamu tidak ingin diganggu.
Pengalaman Menginap Lebih Tenang
Dengan langkah sederhana ini, tamu dapat menikmati pengalaman menginap yang lebih tenang, aman, dan bebas dari gangguan yang tidak diinginkan. Seperti kata pepatah, lebih baik berjaga-jaga daripada menyesal kemudian.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































