Cacing Gelang Hantui Anak-Anak di Kabupaten Bogor, Orang Tua Diminta Terapkan PHBS

cacing gelang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty. Foto: Amelia Azizah/timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap askariasis, infeksi cacing gelang Ascaris lumbricoides yang paling sering menyerang anak-anak.

Penyakit ini, berisiko menimbulkan gangguan pencernaan hingga masalah gizi pada anak jika tidak ditangani sejak dini.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Dr. Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa cacing gelang menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tanah atau kotoran.

Advertisement

“Di usus, telur ini menetas menjadi larva yang menembus dinding usus, kemudian dapat beredar ke paru-paru, lalu kembali ke usus halus dan tumbuh menjadi cacing dewasa,” ujar Dr. Fusia dikutip dari Radar Bogor, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga :  Karya Jurnalistik Bakal Masuk RUU Hak Cipta, Target Kelar 2026

Cacing dewasa bisa bertahan hidup cukup lama di dalam tubuh anak dan menghasilkan ribuan telur, sehingga gejala yang muncul bisa berbeda-beda.

“Gejala askariasis pada anak ini bisa bervariasi, mulai dari ringan atau bahkan tanpa gejala bila jumlah larvanya sedikit,” katanya.

Beberapa tanda infeksi yang sering terlihat antara lain gangguan pencernaan seperti sakit perut, mual, muntah, diare, hingga berat badan yang sulit naik. Larva yang bergerak melalui paru-paru juga dapat menyebabkan batuk dan sesak napas.

Dalam kasus berat, cacing yang keluar melalui kotoran, muntah, hidung, atau mulut dapat menimbulkan sumbatan usus.

Baca Juga :  Sihar dan Cerita di Balik Empat Botol Minyak Goreng

Untuk mencegah penularan, Dr. Fusia menekankan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kebersihan diri sangat penting. Biasakan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari kamar mandi. Potong kuku secara teratur,” tuturnya.

Selain itu, orang tua juga disarankan mencuci bersih buah dan sayuran, memastikan anak minum air matang, serta menjaga kebersihan mainan yang sering bersentuhan dengan tanah.

Dinkes Kabupaten Bogor juga mendorong partisipasi masyarakat dalam program pemberian obat cacing massal untuk menekan angka infeksi.

“Ini mungkin yang dapat disampaikan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya infeksi cacing gelang,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel