Uji Coba Timnas Terganggu, Erick Thohir Kirim Surat Protes ke Kuwait dan AFC

Erick Thohir
Uji Coba Timnas Terganggu, Erick Thohir Kirim Surat Protes ke Kuwait dan AFC. (Dok. PSSI)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Ada rasa kecewa yang tak bisa disembunyikan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, ketika kabar datang bahwa Timnas Kuwait membatalkan partisipasi mereka di ajang Garuda Championship Series.

Padahal, turnamen segitiga yang rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 2–8 September itu sudah dipersiapkan matang, dengan Indonesia, Kuwait, dan Lebanon sebagai peserta.

“Kami tentu sangat menyesal karena kita sudah jauh-jauh hari, semua sudah terkunci. Kami rencana melawan tim-tim Timur Tengah, Kuwait, dan Lebanon,” ujar Erick mengutip dari cnnindonesia , Senin (25/8/2025) malam.

Advertisement

Keputusan sepihak Kuwait membuat agenda uji coba yang dinanti publik Tanah Air mendadak buyar. Erick bahkan sempat melontarkan tafsir yang lebih keras.

Baca Juga :  PSSI Umumkan 44 Pemain Timnas Indonesia untuk Uji Coba Lawan Oman dan Mozambik

“Awalnya kami juga boleh bertafsir buruk ya. Ini ada sabotase, apa lagi mau uji coba saja susah sekali,” ucapnya.

Namun, Erick kemudian menggarisbawahi bahwa Kuwait ternyata mundur juga dari turnamen lain. Menurutnya, bisa jadi ada persoalan internal yang melatarbelakangi.

“Nah itu yang mungkin ada isu internal saya tidak mau menuduh. Tetapi kami sudah melayangkan surat keras kepada Kuwait,” katanya menambahkan.

Tak berhenti di situ, PSSI juga mengambil langkah diplomasi resmi. Surat protes tidak hanya dilayangkan ke Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA), tetapi juga ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Baca Juga :  Ketegangan Meningkat, Israel Rancang Zona Pertahanan di Lebanon Selatan

“Dan kita tidak tahu, baru beberapa hari [belakangan], [sedangkan] persiapan sudah siap. Nah kita juga akan melaporkan ke AFC,” kata Erick.

Meski demikian, Erick menekankan bahwa alasan resmi dari pihak Kuwait tetap belum jelas.

“Ya, isunya [isi surat ke AFC] mereka [Kuwait] membatalkan datang. Terutama di kita dan ada beberapa turnamen. Kalau isu internalnya saya tidak tahu, saya bukan tinggal di Kuwait. Jadi takut salah ngomong,” ujarnya.

Di tengah kekecewaan itu, PSSI berupaya menenangkan publik. Erick memastikan pengganti Kuwait akan segera diumumkan.

“Tanggal 8 [September] kan [lawan] Lebanon, tanggal 5 [September] kita masih tunggu mudah-mudahan dalam 1–2 hari ini ada kabar,” jelasnya.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel