
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah panasnya persaingan mobil listrik di Indonesia, VinFast memilih langkah berbeda. Alih-alih terjebak dalam perang harga, produsen mobil listrik asal Vietnam ini justru menghadirkan strategi yang menyeluruh: bukan hanya harga kompetitif untuk satu produk, melainkan untuk seluruh ekosistem yang mereka bangun.
Langkah ini terlihat dari kebijakan anyar yang mereka tawarkan sejak 1 Agustus lalu. Salah satunya adalah model langganan baterai, sebuah skema yang diyakini bisa memberi ketenangan sekaligus efisiensi biaya bagi konsumen Indonesia.
Pelanggan kini punya dua pilihan: membeli mobil dengan baterai terpasang, atau memilih skema langganan baterai dengan harga jauh lebih terjangkau. Untuk model VF 7, misalnya, harga kendaraan bisa dipangkas hingga Rp50 juta untuk varian Eco dan Rp60 juta untuk tipe Plus AWD.
Biaya langganannya pun cukup ringan Rp905.000 per bulan untuk Eco dan Rp1,031 juta untuk Plus AWD.
Tak berhenti di situ, VinFast juga meluncurkan garansi baterai seumur hidup, sebuah program yang diklaim mendapat respons positif dari pasar.
Kini, garansi tersebut tidak hanya berlaku untuk model anyar seperti VF 3, VF 6, dan VF 7, tetapi juga diperluas ke lini sebelumnya, VF 5 dan VF e34.
Bahkan pelanggan lama yang sebelumnya sudah menggunakan skema langganan bisa langsung merasakan manfaat berupa penurunan biaya bulanan.
Lebih dari sekadar gimmick pemasaran, skema ini menegaskan komitmen jangka panjang VinFast. Mereka bertanggung jawab penuh atas kondisi baterai mulai dari perawatan gratis, perbaikan, hingga penggantian jika kapasitas pengisian daya turun di bawah 70 persen.
Dengan begitu, kekhawatiran konsumen tentang degradasi baterai maupun depresiasi nilai kendaraan bisa ditepis.
Selain program baterai, VinFast juga menyempurnakan ekosistemnya lewat berbagai penawaran, pengisian daya gratis di stasiun V-Green, bonus uang tunai dan aksesori, suku bunga pinjaman kompetitif, hingga jaminan nilai jual kembali sebesar 90 persen dalam enam bulan pertama dan 70 persen setelah tiga tahun.
Bagi VinFast, semua kebijakan ini adalah bagian dari filosofi perusahaan yang menempatkan konsumen sebagai pusat strategi.
“Filosofi kami yang berpusat pada pelanggan mendorong kami untuk terus menyesuaikan kebijakan agar manfaat yang diberikan semakin maksimal bagi konsumen sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan mereka. Sebagai pelopor model langganan baterai di Indonesia, kami sangat terinspirasi oleh sambutan positif yang kami terima. Kini, kami terus menyempurnakan kebijakan ini, tidak hanya untuk menghadirkan solusi finansial yang fleksibel, tetapi juga untuk menegaskan komitmen jangka panjang kami kepada pelanggan dalam mendukung transisi menuju era ramah lingkungan,” ujar CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.
Dengan strategi unik ini, VinFast ingin membuktikan bahwa kompetisi di pasar mobil listrik tak harus selalu diukur lewat perang harga, melainkan lewat inovasi dan keberanian untuk menawarkan sesuatu yang lebih berkelanjutan bagi konsumen.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































