TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bagi banyak remaja, bentuk kaki yang berbeda bisa menjadi sumber rasa kurang percaya diri. Salah satu kondisi yang sering muncul adalah kaki O, di mana kedua tungkai kaki tampak membentuk huruf “O” saat berdiri, sehingga lutut tidak saling bersentuhan meski pergelangan kaki rapat.
Kaki O, atau dalam istilah medis disebut genu varum, sebenarnya normal pada anak-anak balita.
Biasanya, bentuk kaki ini akan membaik seiring bertambahnya usia. Namun, jika kaki O tetap terlihat atau bahkan semakin jelas saat remaja, kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.
Penyebab Kaki O pada Remaja
Berbagai faktor bisa memicu kaki O pada remaja. Memahaminya menjadi langkah awal untuk menentukan cara pencegahan atau pengobatan yang tepat.
- Perkembangan tulang tidak normal
Kaki O wajar terjadi pada balita dan biasanya lurus pada usia 7–8 tahun. Jika masih tampak atau makin jelas setelah itu, perlu pemeriksaan dokter. - Kekurangan vitamin D, kalsium, atau protein
Tulang yang lemah akibat nutrisi tidak tercukupi membuat kaki lebih mudah melengkung, terutama pada remaja yang jarang terkena sinar matahari atau memiliki pola makan tidak seimbang. - Obesitas atau kelebihan berat badan
Beban ekstra pada lutut dapat membuat tulang kaki membengkok sehingga kaki O makin jelas. - Riwayat cedera atau infeksi tulang
Cedera berat atau infeksi tulang seperti osteomielitis bisa mengganggu pertumbuhan tulang sehingga tidak simetris. - Kelainan medis tertentu
Penyakit seperti Blount atau rakitis dapat menyebabkan kaki O parah yang tidak membaik meski masa pertumbuhan sudah lewat. - Faktor genetik
Riwayat keluarga dengan kaki O meningkatkan risiko remaja mengalami kondisi serupa.
Dampak Kaki O jika Tidak Ditangani
Kaki O yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menimbulkan berbagai komplikasi, antara lain:
- Nyeri di lutut atau pergelangan kaki akibat beban tidak seimbang.
- Gangguan postur tubuh, misalnya punggung menjadi bungkuk atau berjalan pincang.
- Risiko cedera lebih tinggi saat beraktivitas atau berolahraga.
- Penurunan rasa percaya diri karena bentuk kaki berbeda dari teman sebaya.
Masalah ini, jika tidak ditangani, bisa memengaruhi kualitas hidup remaja di masa depan.
Cara Menangani Kaki O pada Remaja
Penanganan kaki O tergantung pada tingkat keparahan dan penyebabnya. Berikut beberapa langkah yang disarankan:
- Latihan fisik dan fisioterapi
Penguatan otot kaki, paha, dan pinggul membantu stabilitas dan postur tubuh. Contohnya latihan peregangan, squat ringan, jalan kaki, naik-turun tangga, dan berenang. Program latihan disusun fisioterapis sesuai kebutuhan remaja. - Menjaga berat badan ideal
Berat badan sehat mencegah beban berlebihan pada sendi dan tulang. Pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin menjadi kunci. - Asupan nutrisi cukup untuk tulang
Konsumsi makanan kaya vitamin D, kalsium, dan protein seperti susu, keju, yogurt, ikan, telur, kacang-kacangan, serta sayuran hijau. Berjemur di bawah sinar matahari pagi 10–15 menit beberapa kali seminggu juga membantu. Suplemen bisa dipertimbangkan setelah konsultasi dokter. - Penggunaan alat bantu medis
Beberapa kasus membutuhkan brace, sol sepatu khusus, atau alat ortopedi lain untuk memperbaiki posisi kaki dan mencegah kelainan bertambah parah. - Konsultasi rutin ke dokter
Jika kaki O disertai nyeri hebat, perbedaan bentuk antara kaki kanan dan kiri, atau pertumbuhan tinggi badan terhambat, segera periksakan ke dokter ortopedi. Pada kasus berat, operasi koreksi (osteotomi) bisa menjadi solusi terakhir. - Dukungan psikologis dan sosial
Keluarga perlu memberikan dukungan moral agar remaja tetap percaya diri. Ajak mereka beraktivitas sesuai kemampuan dan tanamkan bahwa bentuk tubuh berbeda bukan hambatan berprestasi.
Sebagian besar kasus kaki O pada remaja bersifat ringan dan membaik seiring pertumbuhan. Namun, jika keluhan berkembang atau mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi ke dokter ortopedi menjadi langkah penting untuk menentukan penanganan yang sesuai.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































