
TIMETODAY.ID — Di balik bangunan-bangunan tua Kota Reutlingen, Jerman, ada satu lorong mungil yang sering luput dari pandangan. Namanya Spreuerhofstraße, gang kecil yang tercatat resmi sebagai jalan tersempit di dunia.
Tak lebih lebar dari lebar pundak kebanyakan orang, celah ini di beberapa bagian bahkan hanya memiliki lebar 31 sentimeter. Alih-alih disebut jalan, ia lebih pantas disebut celah di antara dua dinding yang nyaris saling bersentuhan.
Spreuerhofstraße bukan sekadar gang sempit tanpa cerita. Lorong ini lahir pada tahun 1727, setahun setelah kebakaran besar meluluhlantakkan Reutlingen. Saat kota dibangun ulang, lorong ini dibuat sebagai jalur penghubung antarjalan agar warga tetap bisa beraktivitas meski ruang geraknya terbatas.
Kini, hampir tiga abad kemudian, Spreuerhofstraße justru menjelma menjadi ikon wisata. Para pelancong berdatangan, penasaran bagaimana rasanya menembus lorong super sempit yang lebarnya kalah dari bahu mereka sendiri.
Tak sedikit wisatawan yang harus miringkan badan atau bahkan berjalan menyamping demi bisa lolos tanpa tersangkut dinding bata di kanan-kiri. Meski hanya sekejap, sensasi menembus jalan tersempit di dunia ini meninggalkan kesan tak terlupakan—dan tentu, jadi spot foto wajib di Reutlingen.
Di ujung lorong pendek ini, orang-orang seolah diingatkan: terkadang, ruang yang sempit pun mampu menyimpan jejak sejarah dan menorehkan rekor dunia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































