Sisa Minuman Botol Disimpan di Kulkas, Aman Sampai Kapan?

Minuman botol
Ilustrasi minuman botol (istock)
TIMETODAY.ID — Siapa yang tak pernah melakukannya? Minuman botol dibuka, diminum beberapa teguk, lalu sisanya disimpan di kulkas karena rasanya masih enak dan sayang untuk dibuang.
Kebiasaan ini umum dilakukan, entah itu teh botolan, jus buah, atau bahkan susu. Tapi, apakah semua minuman botol boleh disimpan begitu saja? Sampai kapan masih aman dikonsumsi?
Di balik kebiasaan sehari-hari ini, ternyata ada aturan tidak tertulis yang sebaiknya mulai diperhatikan. Sebab, menyimpan minuman terlalu lama setelah dibuka justru bisa menjadi jalan bagi bakteri untuk berkembang biak, mengganggu rasa, bahkan merusak kandungan nutrisi dalam minuman itu sendiri.

Tidak Lebih dari 2 Hari

Prof Dr Ir Hardinsyah, MS, pakar teknologi pangan sekaligus Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, menjelaskan bahwa batas aman konsumsi minuman botol sangat tergantung pada jenis minumannya.
“Kalau minuman teh dalam botol, di kulkas paling maksimum dua hari,” jelasnya saat mengutip dari detikcom, Minggu (13/7/2025).
Namun, ia memberikan catatan khusus untuk minuman seperti susu. “Kalau susu harus dalam 24 jam, itu dihabiskan, jangan disimpan lagi. Kalau sudah dibuka, gampang tercemar bakteri,” sambungnya.

Risiko Kontaminasi: Jangan Minum Langsung dari Botol

Minuman botol yang sudah dibuka sangat rentan terhadap kontaminasi mikroba, terutama jika diminum langsung dari mulut ke mulut.
“Apalagi langsung menempel ke bibir kan, di bibir kita banyak bakteri,” kata Prof Hardinsyah. Meski penggunaan sedotan bisa sedikit mengurangi risiko, tetap saja, penyimpanan setelah dibuka harus dilakukan dengan cermat.
Untuk air putih dan teh, lanjut Prof Hardinsyah, kemungkinan masih bisa bertahan dua hari di dalam kulkas. Namun, jus dan minuman bersantan adalah yang paling cepat rusak. Kualitas dan rasa bisa berubah, bahkan kandungan vitaminnya bisa berkurang.
“Selain perubahan cita rasa, bisa berpengaruh pada kandungan vitamin seperti vitamin B, terutama kalau dibiarkan di suhu ruangan,” tuturnya.

Tidak Ada Aturan Khusus dari BPOM, Tapi…

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memang tidak secara spesifik menetapkan batas waktu aman konsumsi minuman setelah dibuka. Namun, BPOM mewajibkan produsen mencantumkan petunjuk penyimpanan dan batas waktu konsumsi setelah kemasan dibuka.
Misalnya pada susu pasteurisasi, BPOM mencontohkan label yang berbunyi:
“Selalu simpan dalam suhu 0-4 derajat Celcius. Setelah dibuka, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 4 hari.”
Ini menjadi panduan penting untuk konsumen yang ingin memastikan makanan atau minuman yang mereka simpan masih layak dikonsumsi.

Jangan Lupa Periksa Label

Meski minuman disimpan dalam kulkas, satu hal penting tetap tak boleh diabaikan: tanggal kedaluwarsa. Produk yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa berisiko memicu gangguan pencernaan hingga keracunan makanan.
Kesimpulan:
Jika Anda terbiasa menyimpan sisa teh botolan, pastikan untuk menghabiskannya dalam 2 hari. Untuk susu dan minuman berbahan dasar santan atau jus, sebaiknya dikonsumsi dalam 24 jam setelah dibuka. Dan yang terpenting, hindari minum langsung dari botol, kecuali Anda berniat menghabiskannya sekaligus.
Karena terkadang, hal kecil seperti menyimpan minuman bisa berdampak besar pada kesehatan Anda.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  3 Minuman Sederhana yang Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel