Galaxy Quest: Perpaduan Budaya, Teknologi, dan Kreativitas dalam Satu Genggaman

Galaxy Quest
Galaxy Quest of Indonesia: Reality Show AI Pertama di Tanah Air Foto: Samsung Indonesia

TIMETODAY.ID — Bayangkan, menjelajahi sudut-sudut kota Indonesia sambil ditemani asisten cerdas yang bisa menjawab pertanyaan seputar sejarah, menerjemahkan tulisan asing, hingga memberi inspirasi karya seni—semuanya langsung dari genggaman tangan. Inilah yang ditawarkan oleh Galaxy Quest of Indonesia, sebuah reality show AI pertama di Tanah Air, garapan Samsung Electronics Indonesia.

Acara ini resmi tayang di Vidio.com dan mempertemukan teknologi canggih Galaxy AI dan Google Gemini dengan pesona budaya lokal di empat kota: Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta. Deretan figur publik seperti Andovi Da Lopez, Dian Sastrowardoyo, dan Jerome Polin diajak menyusuri kota-kota tersebut sembari menyelesaikan berbagai tantangan berbasis budaya.

Namun berbeda dari reality show biasa, perjalanan mereka kali ini dibantu oleh Galaxy S25 Series, smartphone Samsung terbaru yang dilengkapi teknologi AI terdepan. Dari mulai mencari referensi konten hingga menyusun ide kreatif, semua dilakukan lewat fitur-fitur pintar di genggaman mereka.

Advertisement

AI sebagai Partner Kreatif

Di Semarang, Andovi Da Lopez mengunjungi Gedung Sobokartti. Bukannya hanya menikmati bangunan kuno, ia justru berkolaborasi dengan Gemini Live—fitur andalan Galaxy S25—untuk mencari inspirasi lagu rap dengan nuansa budaya lokal.

Baca Juga :  Setelah WhatsApp, Kini Telegram Terancam Diblokir di Rusia

“Gemini benar-benar jadi creative partner aku buat berkarya,” kata Andovi saat hadir di acara Galaxy Quest Finale di Central Park Mall, Jakarta.

Tak hanya Andovi, Jerome Polin pun mengaku terkesima dengan bagaimana Gemini bisa menjawab kebutuhan kreatifnya secara instan. Saat berada di Bandung, ia hanya memberi satu prompt dan langsung mendapat inspirasi visual lukisan bertema Jalan Braga.

“Praktis banget, langsung dapet inspirasi visual yang relate dengan suasana Jalan Braga,” ujarnya.

Mudah Produksi, Kaya Cerita

Kesan yang sama disampaikan oleh Dian Sastrowardoyo. Di Yogyakarta, ia menjajal fitur Auto Trim dan Audio Eraser untuk membuat konten kuliner bertema gudeg manggar.

“Aku ingin banget angkat cerita di balik rasa. Dengan Gemini Live, aku bisa langsung dapet insight konten tanpa ribet,” tuturnya.

Bahkan, ia sempat meminta Gemini untuk memberikan ide plating ala fine dining—lengkap dengan narasi caption yang mengangkat filosofi masakan tradisional Jawa.

Baca Juga :  Huawei Mate 80 Pro Resmi Dirilis di Indonesia, Comeback Setelah 5 Tahun Absen

Teknologi Jadi Gerbang Budaya

Bagi Samsung, Galaxy Quest bukan sekadar pertunjukan, tapi pernyataan tentang bagaimana teknologi dapat menjadi pintu masuk untuk memahami dan melestarikan budaya. Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Indonesia, menyebut bahwa Galaxy AI dan Gemini mampu mengubah cara kita menjelajah Indonesia.

“Galaxy Quest of Indonesia mengangkat cerita-cerita budaya Indonesia yang jarang diketahui. Galaxy AI dan Google Gemini membantu penggunanya memahami dan mendokumentasikan budaya lokal,” ujarnya.

Dengan Galaxy S25 Series, para pengguna dapat melakukan banyak hal hanya dari satu perangkat—menelusuri sejarah, menerjemahkan bahasa asing, mencari referensi visual, hingga membuat konten profesional—tanpa perlu berpindah platform.

Galaxy Quest of Indonesia bukan hanya inovasi dalam bentuk reality show, tetapi juga penanda masa depan gaya hidup digital: menjelajah budaya dengan teknologi sebagai teman seperjalanan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel