
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di wilayahnya, terutama di bagian selatan kota.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, baru-baru ini mengungkapkan rencananya untuk mendirikan Sekolah Rakyat yang dapat diakses oleh lebih banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah ini direncanakan untuk dibangun di atas lahan milik pemerintah kota yang terletak di kawasan eks Stasiun Agribisnis, Rancamaya, yang memiliki luas sekitar lima hektare.
Dedie menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan lahan tersebut sebagai lokasi ideal untuk pendirian Sekolah Rakyat.
“Pemerintah kota memiliki beberapa aset yang dapat dimanfaatkan, namun salah satu syarat utama adalah lahan yang harus memiliki ukuran minimal lima hektare,” katanya.
Lahan eks Stasiun Agribisnis di Rancamaya, yang terletak di wilayah Bogor Selatan, menjadi pilihan utama karena dinilai dapat mendukung pengembangan pendidikan yang lebih merata di kawasan tersebut.
Meskipun sebelumnya ada beberapa usulan untuk menggunakan lahan yang sama untuk pembangunan fasilitas lain, seperti rumah sakit, Dedie menyatakan bahwa fokus utama harus diberikan pada pendidikan, khususnya di Bogor Selatan.
“Ada berbagai pemikiran untuk mengembangkan lahan ini menjadi rumah sakit atau fasilitas lainnya. Namun, saya berpikir bahwa yang lebih mendesak adalah kebutuhan akan Sekolah Rakyat di kawasan ini,” tambahnya.
Dedie menjelaskan bahwa wilayah Bogor Selatan, meskipun memiliki potensi yang besar, masih memiliki tantangan dalam hal akses pendidikan. Banyak keluarga di daerah ini yang kesulitan untuk menyekolahkan anak-anak mereka karena keterbatasan fasilitas pendidikan yang terjangkau.
“Sekolah Rakyat ini akan menjadi solusi bagi masyarakat di Bogor Selatan yang membutuhkan fasilitas pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau,” bebernya.
Ini, kata Dedie bukan hanya soal Ibukota, tetapi bagaimana Pemkot bisa membantu masyarakat di seluruh wilayah Bogor untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak di sekitar.
Proyek ini diharapkan dapat mengakomodir lebih banyak siswa dari keluarga berpenghasilan rendah yang mungkin tidak mampu membayar biaya pendidikan di sekolah-sekolah umum.
Sekolah Rakyat direncanakan tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang tanpa terkendala biaya.
Sekolah Rakyat menjadi simbol harapan baru bagi banyak orang tua yang selama ini merasa kesulitan dalam mencari alternatif pendidikan yang terjangkau di wilayahnya.
Namun, Dedie mengingatkan bahwa meskipun rencana ini sudah berada dalam tahap pengusulan, masih ada berbagai aspek yang perlu dibahas lebih lanjut, termasuk pendanaan dan perencanaan teknis.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk mewujudkan rencana ini sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kota Bogor.
Editor: B. Supriyadi




































