PKBM Cahaya Piradita Kaning Resmi Dibuka, Sediakan Pendidikan Gratis Berbasis IT

PKBM
PKBM Cahaya Piradita Kaning Resmi Dibuka, Sediakan Pendidikan Gratis Berbasis IT. Foto: Ist

TIMETODAY.ID, BOGOR — Kabar gembira bagi yang memiliki anak usia produktif untuk menempuh pendidikan formil, karena telah dibuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dibawah naungan Yayasan Yatim Piatu Cahaya Piradita Kaning.

“Kami telah membuka PKBM di bawah naungan Yayasan Yatim Piatu Cahaya Piradita Kaning, dan ini merupakan pertama PKBM kami mulai menerima siswa siswi,” ujar Ketua Yayasan, Hajah Nurlela.

Hajah Lela – sapaan akrabnya – mengatakan, PKBM ini terletak di Gang Nangka RT 001/002, Desa karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Advertisement

Ada tiga paket kegiatan belajar yang ditawarkan oleh Yayasan Yatim Piatu Cahaya Piradita Kaning, pertama Paket A atau setara Sekolah Dasar (SD), Paket B atau setara Sekolah Menengan Pertama (SMP).

Baca Juga :  Bupati Bogor Tandatangani MOU Penanganan Banjir Bersama Gubernur Jabar, BBWS dan PSDA

“Dan ketiga ada paket B setara Sekolah Menengah Atas (SMA) dan semua jenjang kegiatan belajar masyarakat ini  merupakan IT (Islam Terpadu) IT Cahaya Piradita Kaning. Bahkan, untuk Tingkat PAUD dan TK sudah berjalan dan lebih dari 50 orang yang sudah mengikuti kegiatan belajar,” terang Hajah Lela.

Dirinya bercerita, tanah yang digunakan untuk membangun sekolah gratis itu milik pribadi Hajah Lela, bahkan untuk membangun gedung pun dengan uang pribadinya.

“Bahkan kami juga menyiapkan asrama bagi yang tidak memiliki tempat tinggal, seperti anak jalanan pun kami tampung, kami didik, kami ajarkan ilmu agama. Biarpun mereka tidak punya uang untuk sekolah tapi mereka juga punya hak yang sama, yakni mendapatkan Pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lolly Move On, Vadel Badjideh Penasaran dengan Pacar Barunya

Untuk biaya, imbuh dia, pihak yayasan memebrikannya secara cuma – cuma alias gratis, terutama bagi anak yang yatim piatu dan keluarga kurang mampu.

“Yang kami cari bukan hanya sekedar sedekah ataupun beramal kepada mereka yang kurang mampu, namun kami juga memiliki rasa tanggungjawab untuk menyelamatkan generasi anak bangsa yang putus sekolah karena terekendala masalah biaya,” pungkasnya.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel