Cerita Empop Hasbulloh: 21 Tahun Mengabdi, Akhirnya Menjadi PPPK

Empop Hasbulloh
Empop Hasbulloh (50) saat diwawancarai pasca pelantikan di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Di balik wajah bersahaja Empop Hasbulloh (50), tersimpan kisah pengabdian panjang yang akhirnya berbuah manis. Setelah lebih dari dua dekade mendedikasikan diri di Kantor Kecamatan Klapanunggal, pria paruh baya ini resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kamis (17/4/2025).

Momen pelantikan itu bukan sekadar seremoni biasa bagi Empop. Baginya, ini adalah pencapaian besar yang penuh haru. Ia mengenang awal mula dirinya bekerja sebagai tenaga sukarelawan, jauh sebelum status resmi sebagai aparatur pemerintah didapatkannya.

“Pertama jadi tenaga sukarelawan, terus jadi tenaga outsourcing. Alhamdulillah, dengan adanya kebijakan ini kita menjadi PPPK,” ujar Empop kepada timetoday.id usai pelantikan.

Advertisement

Selama hampir 21 tahun, Empop menjalani rutinitas pelayanan masyarakat tanpa lelah. Dari menjadi tenaga lepas hingga akhirnya diakui secara formal, perjalanan itu ia tempuh dengan penuh kesabaran dan loyalitas. Kini, ia akan melanjutkan tugasnya di Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kantor Kecamatan Klapanunggal.

Baca Juga :  Profil Wenny Myzon, Pegawai PT Timah yang Viral Usai Sindir Tenaga Honorer

Namun, proses menuju pelantikan bukan tanpa rasa waswas. Kekhawatiran sempat menyelimuti hatinya, terlebih soal ketepatan waktu pelaksanaan pelantikan. Beruntung, kata dia, proses tersebut bisa berjalan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Syukur alhamdulillah dengan adanya bantuan pemerintah, terutama dari BKPSDM, kita jadi tepat waktu, walaupun sebelumnya sudah waswas juga,” katanya.

Empop menyadari bahwa pelantikannya sebagai PPPK hadir di masa yang tak lagi muda. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya. Ia bahkan menyebut secara bercanda bahwa masa pengabdiannya sebagai PPPK akan berlangsung lebih singkat dari masa pengabdiannya sebagai tenaga honorer.

Baca Juga :  Mengungkap Asal Usul Kuntilanak: Antropologi, Sejarah, dan Mitos yang Melekat

“Ya pelantikan mungkin 21 tahun, masa pensiun 8 tahun lagi,” ucapnya, tersenyum.

Kini, dengan status barunya, Empop membawa harapan. Ia ingin menjadikan momentum ini sebagai titik balik dalam meningkatkan kinerja dan kedisiplinannya sebagai abdi negara.

“Mudah-mudahan kedisiplinan dan kinerja saya bisa ditingkatkan. Yang selama ini kurang baik, mudah-mudahan dengan dijadikan PPPK bisa jadi lebih baik,” harapnya.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel