TIMETODAY.ID — Di balik senyumnya yang memesona dan sorotan kamera yang terus mengikutinya, Lee Min-ho terus menorehkan sejarah. Bukan sekadar nama besar di Korea Selatan, aktor kelahiran 22 Juni 1987 ini kembali menduduki posisi teratas sebagai aktor Korea paling dicintai di dunia. Prestasi itu bukan kali pertama, melainkan untuk ke-12 kalinya berturut-turut sejak 2014.
Pencapaian ini terungkap dalam laporan 2025 Survey on Overseas Korean Wave yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan bersama Korea International Cultural Exchange Association. Survei ini melibatkan 28 negara lintas lima benua, dari Asia hingga Afrika, dan di semuanya, nama Lee Min-ho tetap bertengger di urutan pertama.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa jarak popularitas Lee Min-ho dengan aktor lain semakin melebar tahun ini. Di Asia Tenggara, misalnya, nama Lee tetap menjadi bintang utama—dikenal dan dikagumi di Indonesia, Filipina, Thailand, hingga Malaysia. Bahkan di wilayah yang sebelumnya tak terduga seperti Timur Tengah dan Afrika, ketenarannya justru semakin menguat.
Dari Gu Jun-pyo ke Dunia
Bagi banyak penggemar drama Korea, sosok Lee Min-ho pertama kali mencuri perhatian lewat peran ikoniknya sebagai Gu Jun-pyo dalam Boys Over Flowers (2009). Drama tersebut menjadi titik tolak dalam karier aktingnya, membawanya meraih penghargaan Baeksang Arts Award sebagai Aktor Pendatang Baru Terbaik.
Sejak itu, ia tak pernah benar-benar turun dari langit ketenarannya. Drama seperti City Hunter, The Heirs, The Legend of the Blue Sea, The King: Eternal Monarch, dan terbaru, Pachinko, menjadi bukti konsistensi dan kemampuannya menjelajah berbagai genre.
Pachinko, drama periode yang diproduksi Apple TV+, menjadi langkah besar dalam memperkenalkan kemampuan akting Lee Min-ho pada audiens global. Di sana, ia tak hanya menunjukkan kepiawaian berakting, tetapi juga kemampuannya menghidupkan karakter lintas budaya dan sejarah.
Tak Sekadar Wajah Tampan
Lebih dari sekadar visual, Lee Min-ho dikenal karena dedikasinya dalam dunia seni peran. Ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari KBS Drama Awards, SBS Drama Awards, Korea Drama Awards, hingga National Brand Award.
Namun, pengaruh Lee Min-ho tak berhenti di layar kaca. Ia juga menjadi wajah dari berbagai brand internasional dan aktif membangun relasi dengan penggemarnya melalui media sosial. Di sana, setiap unggahan dan interaksinya kerap menjadi sorotan media dan perbincangan netizen global.
Bulan lalu, ia menggelar fan meeting bertajuk 2025 Lee Min-ho Asia Fanmeeting Tour ‘MINHOVERSE’ in Seoul. Acara ini menandai awal rangkaian pertemuan dengan penggemar di tujuh negara Asia, termasuk Indonesia. Tiket habis dalam hitungan menit, membuktikan bahwa pesona Lee Min-ho bukan hanya cerita nostalgia, tapi realitas yang terus hidup.
Menuju Layar Lebar
Dalam waktu dekat, Lee Min-ho juga dijadwalkan membintangi film adaptasi web novel populer berjudul Universal Reader’s Perspective. Ia akan memerankan Yoo Joong-hyuk, tokoh utama yang hidup kembali setiap kali mati—karakter kompleks yang menjanjikan eksplorasi baru dalam dunia aktingnya. Film ini akan digarap oleh sutradara Kim Byung-woo dan dijanjikan menyuguhkan kisah aksi-fantasi yang memukau.
Dalam dunia yang terus berubah dan industri hiburan yang dinamis, satu hal tampaknya tetap: pesona Lee Min-ho yang tak pernah pudar. Ia bukan hanya aktor Korea, tapi fenomena global yang terus bertumbuh—layaknya ombak Hallyu yang tak pernah surut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































