Daun Walisongo: Si Hijau Cantik dengan Segudang Khasiat Tradisional

daun Walisongo
Schefflera arboricola (wali songo) (iStock)

TIMETODAY.ID  — Di tengah tren kembali ke alam dan meningkatnya minat terhadap tanaman herbal, daun Walisongo mulai kembali mencuri perhatian. Tidak hanya karena tampilannya yang cantik dan cocok sebagai tanaman hias, tetapi juga karena khasiatnya yang kaya manfaat bagi kesehatan.

Tanaman ini dikenal dengan nama ilmiah Schefflera arboricola, dan di Indonesia lebih dikenal sebagai tanaman Walisongo karena bentuk daunnya yang terdiri dari sembilan anak daun seperti simbol wali sembilan yang melegenda. Lebat dan hijau mengilap, tanaman ini sering dijumpai menghiasi pekarangan rumah hingga kantor, namun siapa sangka—di balik tampilannya yang menawan, tersimpan berbagai manfaat yang tak kalah menarik.

Pembersih Udara Alami

Salah satu keunggulan utama daun Walisongo adalah kemampuannya dalam menyerap polutan. Studi menyebutkan bahwa tanaman ini mampu menyerap zat berbahaya seperti karbon dioksida, formaldehida, hingga benzena—zat-zat kimia yang kerap muncul dari furniture, asap rokok, hingga bahan bangunan. Dengan menempatkan Walisongo di dalam ruangan, kualitas udara pun dapat meningkat secara alami.

Advertisement

Selain itu, kehadirannya juga memberikan efek psikologis yang menenangkan. Banyak yang merasakan suasana hati menjadi lebih baik ketika berada di dekat tanaman ini, membuatnya ideal diletakkan di ruang kerja atau kamar tidur.

Baca Juga :  Yin Yoga, Olahraga Perlahan yang Bantu Redakan Stres dan Jaga Kelenturan Tubuh

Warisan Herbal Nusantara

Dalam pengobatan tradisional, daun Walisongo sudah lama digunakan sebagai ramuan herbal. Tidak seperti tanaman obat yang sulit dicari, Walisongo mudah dibudidayakan dan dirawat, menjadikannya salah satu solusi herbal rumahan yang sangat terjangkau.

Beberapa manfaat kesehatan dari daun Walisongo meliputi:

  • Meredakan rematik dan nyeri sendi
    Daun ini sering digunakan untuk membantu meredakan nyeri sendi atau rematik. Biasanya, daun direbus dan airnya digunakan sebagai obat luar atau dikonsumsi sebagai jamu.
  • Melancarkan peredaran darah
    Senyawa aktif dalam daun dipercaya membantu melancarkan sirkulasi darah, yang penting untuk kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
  • Mengatasi susah tidur (insomnia)
    Efek relaksasi dari aroma alami daun Walisongo dipercaya mampu membantu menenangkan pikiran dan memperbaiki kualitas tidur.
  • Membersihkan darah kotor dan membantu detoksifikasi
    Ramuan dari daun ini secara tradisional digunakan untuk membantu tubuh membuang racun secara alami.

Mitos dan Kepercayaan di Baliknya

Seperti banyak tanaman tropis lainnya, Walisongo juga memiliki tempat tersendiri dalam kepercayaan masyarakat. Tak sedikit yang meyakini tanaman ini membawa aura positif dan menolak energi buruk. Sebagian bahkan menanamnya di depan rumah sebagai simbol pelindung.

Baca Juga :  10 Bahan Alami di Dapur yang Ampuh Redakan Asam Lambung

Meskipun belum terbukti secara ilmiah, kepercayaan ini tetap lestari, menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperkaya makna keberadaan tanaman ini di banyak rumah.

Perawatan Mudah, Manfaat Maksimal

Salah satu alasan Walisongo disukai adalah karena perawatannya yang relatif mudah. Cukup disiram secara berkala dan diberi sinar matahari tidak langsung, tanaman ini akan tumbuh subur. Ia juga tahan terhadap cuaca panas maupun ruang ber-AC, menjadikannya tanaman ideal untuk pemula.

Walisongo bukan hanya sekadar penghias ruangan. Ia adalah perpaduan antara estetika, fungsi, dan warisan budaya yang masih hidup hingga kini. Di era modern seperti sekarang, kehadiran tanaman ini bisa jadi pengingat bahwa solusi kesehatan dan kebahagiaan sering kali berakar dari hal-hal sederhana yang tumbuh di halaman rumah kita sendiri.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel