
TIMETODAY.ID – Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang senang berinteraksi dengan pemiliknya, termasuk dengan tidur di bagian tubuh manusia, seperti wajah atau kepala. Kebiasaan ini mungkin tampak aneh bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya ada alasan di balik perilaku tersebut.
Mengutip Daily Paws (8/2/2025), Amelia Wieber, seorang konsultan perilaku kucing bersertifikat sekaligus pemilik Caring Behavior LLC, menjelaskan beberapa alasan mengapa kucing lebih suka tidur di kepala pemiliknya.
1. Tempat yang Paling Nyaman
Coba perhatikan di mana kucing biasanya tidur di siang hari, apakah di bawah sinar matahari, dekat perapian, atau bahkan di pangkuan Anda?
Kucing cenderung mencari tempat yang hangat untuk beristirahat. Wieber menjelaskan bahwa kepala manusia mengeluarkan panas, terutama karena bagian ini sering tidak tertutup selimut saat tidur. Panas tersebut memberikan kenyamanan bagi kucing.
Secara biologis, suhu tubuh kucing berkisar di 38 derajat Celsius, dan mereka memiliki lebih sedikit reseptor panas dibanding manusia. Oleh karena itu, mereka cenderung mencari sumber panas eksternal untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.
2. Bentuk Kasih Sayang
Wieber juga mengungkapkan bahwa kebiasaan kucing tidur di kepala pemiliknya menunjukkan kedekatan dan rasa nyaman.
“Saya hampir selalu memiliki kucing yang tidur di bantal di belakang kepala saya, tetapi hanya satu kucing yang benar-benar menikmati membungkus tubuhnya di sekitar wajah saya,” katanya.
Dengan kata lain, perilaku ini merupakan salah satu cara kucing menunjukkan kasih sayang dan rasa aman saat berada di dekat pemiliknya.
Parafrase ini tetap mempertahankan makna asli tetapi disusun ulang dengan gaya bahasa yang lebih variatif. Jika Anda ingin perubahan lebih lanjut, silakan beri tahu! ***







































