TIMETODAY.ID – Dunia penerbangan dikejutkan oleh insiden kebakaran Pada 28 Januari 2025 yang melibatkan pesawat Air Busan di Bandara Internasional Gimhae, Busan, Korea Selatan.
Pesawat jenis Airbus A321 tersebut terbakar saat persiapan lepas landas menuju Hong Kong, mengakibatkan tujuh penumpang mengalami luka ringan.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat pesawat yang membawa 176 penumpang dan awak kabin tersebut sedang dalam proses persiapan lepas landas.
Kru kabin yang berada di dapur belakang pesawat mendeteksi asap dan api yang berasal dari rak penyimpanan atas kabin.
Kebakaran dengan cepat menyebar, memaksa kru dan penumpang untuk segera melakukan evakuasi darurat.
Beruntung, semua penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, meskipun tujuh di antaranya mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh baterai portabel (powerbank) milik penumpang yang disimpan di rak penyimpanan atas kabin.
Baterai yang tidak ditangani dengan benar dapat menimbulkan risiko kebakaran, terutama jika terjadi korsleting atau kerusakan pada baterai tersebut.
Tanggapan Pihak Berwenang
Pihak berwenang setempat, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran Busan, segera melakukan upaya pemadaman dan penyelamatan.
Mereka juga telah memulai penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Pentingnya Kesadaran Penumpang
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap barang-barang pribadi, terutama perangkat elektronik seperti powerbank.
Penumpang disarankan untuk selalu mematuhi peraturan maskapai mengenai pembawaan dan penyimpanan barang-barang pribadi selama penerbangan.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi maskapai dan otoritas penerbangan untuk terus meningkatkan prosedur keselamatan dan edukasi kepada penumpang mengenai potensi risiko yang ditimbulkan oleh barang-barang pribadi selama penerbangan.
Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna meningkatkan keselamatan penerbangan di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































