TIMETODAY.ID – Sejumlah pengendara di Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) mengalami pecah ban akibat jalan berlubang. Insiden ini terjadi pada beberapa titik, termasuk Kilometer 117, 123, dan 136, yang kemudian beredar di media sosial.
Menanggapi hal ini, Astra Infra selaku pengelola Tol Cipali meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan.
Permintan maaf itu disampaikan oleh Direktur Operasional Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan Rinaldi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 27 Januari 2025.
”Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk dapat mengganti kerugian yang menimpa pengguna jalan, serta segera melakukan penanganan lubang di ruas Tol Cipali,” katanya seperti dikutip dari Antara
Mereka mengonfirmasi adanya kerusakan di beberapa titik jalan yang menyebabkan mobil mengalami pecah ban.
Astra Infra berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan demi kenyamanan dan keselamatan pengendara.
Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan telah mengambil beberapa langkah di lapangan.
Perusahaan melakukan penambalan dan pemasangan tanda peringatan yang memadai untuk memastikan proses perbaikan dilakukan dengan baik dan aman.
Selain itu, Astra Infra juga memastikan perbaikan segera selesai dengan melibatkan 12 tim yang bekerja di sepanjang ruas Tol Cipali.
Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Patroli Jalan Raya (PJR), dilakukan untuk mengawasi proses perbaikan.
Untuk memastikan lubang telah diperbaiki, tim inspeksi melakukan pemantauan rutin setiap hari di seluruh ruas Tol Cipali dan melakukan identifikasi dini apabila ada lubang baru yang muncul.
Sebagai langkah lebih lanjut, perusahaan juga berencana untuk melakukan perbaikan yang lebih permanen, dengan mempertimbangkan curah hujan yang tinggi dan lonjakan volume lalu lintas selama libur panjang seperti Isra Miraj dan Imlek.
“Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mencegah kejadian serupa, sambil tetap memperhatikan faktor keselamatan baik bagi pekerja maupun pengguna jalan,” kata Rinaldi.
Bagi pengguna jalan yang mengalami kerusakan kendaraan dapat mengajukan klaim ganti rugi melalui call center Astra Infra di nomor 0260-7600-600 atau WhatsApp di 0811-2347600, dan klaim akan diproses sesuai prosedur yang berlaku.
Astra Infra berharap langkah perbaikan yang dilakukan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan, sehingga pengendara merasa lebih aman saat melintasi tol tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































