Kolaborasi Diperlukan, Pemprov Jabar Targetkan Tambahan 800 Huntap di Sukajaya

ebanyak 20 Kepala Keluarga korban bencana alam tahun 2020 di Desa Cileuksa
Kolaborasi Diperlukan, Pemprov Jabar Targetkan Tambahan 800 Huntap di Sukajaya

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sebanyak 20 Kepala Keluarga korban bencana alam tahun 2020 di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, akhirnya mendapatkan hunian tetap (Huntap) tipe 36 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hunian tersebut diserahterimakan langsung oleh Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Ahmad Haidar Setiawan, pada sebuah acara resmi di desa tersebut.

“Alhamdulillah, serah terima hunian untuk korban bencana kini telah selesai, dan cuaca juga sangat mendukung,” ujarnya usai melakukan kegiatan acara serah terima kunci hunian korban bencana di Desa Cileuksa, Kamis (23/01).

Advertisement

Sebanyak 20 unit bangunan hunian tetap diserahkan kepada warga, menjadi awal dari langkah pemulihan bagi Desa Cileuksa.

Namun, Ahmad Haidar menegaskan bahwa kebutuhan masih sangat besar, dengan estimasi sekitar 800 unit tambahan yang diperlukan untuk warga terdampak.

Baca Juga :  Jaro Ade Sidak Samsat Cibinong, Pastikan Pelayanan Pajak dan Mudik Gratis Optimal

“Kami harus mengevaluasi ketersediaan anggaran dan kewenangan untuk pembangunan berikutnya. Kami juga akan berkolaborasi dengan pihak lain, karena anggaran yang tersedia saat ini hanya cukup untuk pembangunan hunian dan drainase. Infrastruktur lain, seperti jalan, perlu didukung oleh program yang berbeda,” katanya.

Di tempat yang sama dalam sambutannya Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah yang secara bertahap mulai membangun hunian bagi warganya. Ia berharap ini menjadi awal dari penyelesaian menyeluruh kebutuhan tempat tinggal bagi korban bencana.

“Kita perlu tetap optimis bahwa rumah bencana ini akan diselesaikan secara bertahap. Alhamdulillah, hari ini bisa menjadi contoh. Kami sering berdiskusi dengan camat dan pemerintah untuk terus mendukung kebutuhan warga. Tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga kehidupan ekonomi warga, seperti program ketahanan pangan, harus menjadi perhatian,” ujar Ujang Ruhyadi.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Targetkan Flyover Bomang Rampung 2027, Perjalanan Ciputat-Tegar Beriman 30 Menit

Ia menambahkan, pembangunan hunian ini harus dibarengi dengan pengembangan infrastruktur dan perekonomian warga agar pemulihan berjalan lebih maksimal.

“Kami berharap pemangku kebijakan, baik dari Dinas Perkim Jawa Barat, DKPP Kabupaten Bogor, maupun DPRD Jabar dan Bogor, terus memberikan perhatian kepada warga kami,” tegasnya.

Di mengingatkan warga penerima Huntap agar memanfaatkan hunian tersebut dengan baik sesuai ketentuan.

“Jangan sampai hunian ini dijualbelikan. Kita harus menjadikannya tempat tinggal yang mendukung kehidupan warga,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel