Layanan Air Bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Tersendat, Warga Tanah Baru: Mau Masak dan Mandi Susah!

PDAM Tirta Pakuan
Ilustrasi/chatgpt.com

TIMETODAY.ID, BOGOR – Layanan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Pakuan kembali menuai keluhan.

Sejumlah warga di kawasan Tanah Baru, Cimahpar, Kota Bogor mengeluhkan terganggunya pasokan air yang menyebabkan aktivitas sehari-hari menjadi terkendala.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga melalui media sosial. Salah satunya diungkapkan oleh akun Instagram @*ni*dom*n yang mengeluhkan ketiadaan air sejak dini hari.

Advertisement

“Kumaha ieu kumaha… mau wudhu tidak ada air, katanya jam 3 selesai sekarang sudah hampir jam 5. Mau masak, mandi buat kerja dan sekolah, apakabar airnya?” tulisnya dikutip timetoday.id, Rabu (15/1/2025).

Baca Juga :  YKI Kota Bogor Luncurkan Gerakan Deteksi Dini Kanker Serviks di Tingkat Kelurahan

Gangguan distribusi air ini membuat warga kesulitan menjalankan aktivitas pokok seperti mandi, memasak, dan beribadah.

Warga berharap PDAM Tirta Pakuan memberikan informasi yang lebih jelas terkait jadwal dan durasi gangguan layanan.

Usulan juga disampaikan agar pengumuman gangguan layanan dilengkapi dengan estimasi waktu pemulihan hingga aliran air kembali normal.

“Kalau bikin pengumuman agar lebih jelas, misalnya pekerjaan 18 jam, tapi normalisasi pengeluaran airnya bisa berjam-jam,” tambahnya.

Baca Juga :  Resmikan Graha LDII Kota Bogor, Bima Arya Tekankan Pentingnya Pengkaderan

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Pakuan belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab gangguan distribusi air dan langkah penanganannya.

Warga berharap manajemen PDAM Tirta Pakuan segera merespons keluhan ini dan mempercepat perbaikan agar distribusi air kembali normal.

Selain itu, warga juga meminta adanya perbaikan dalam penyampaian informasi agar masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi gangguan layanan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel