PACARAN ITU PINTU MENUJU PERZINAHAN

OPINI_HERU
Heru B Setyawan penulis opini dengan judul “Hukuman Yang Mendidik Di Sekolah”. (FOTO : IST)

Oleh Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

PACARAN itu pintu menuju per zina han kok bisa? Ya  karena meski tidak semua orang yang berpacaran melakukan perzinahan, tapi pacaran itu mendekati per zina han.

Kenapa kok bisa pacaran itu mendekati perzinahan? Ya jelas karena orang berpacaran itu minimal aktivitasnya berduaan.

Advertisement

Nongkrongan di tempat hiburan, makan dan minum di cafe, bergandengan, bermesraan, pergi ke tempat yang sepi, bahkan yang punya duit bisa nginep di hotel dan aktivitas yang lain-lain.

Intinya orang berpacaran itu melakukan kemaksiatan, karena mereka melakukan maksiat mata, tangan, kaki.

pikiran bahkan puncaknya maksiat dengan kemaluannya yaitu melakukan per zina han (melakukan hubungan layaknya suami istri), astaghirullah.

Pembaca yang budiman coba perhatikan dengan penuh keimanan Nabi Muhammad  Shallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

”Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia pasti pernah melakukannya mau tidak mau.

Baca Juga :  Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari Dicanangkan Jadi Pasar Bersih

Mata bisa ber zina, dan zina nya adalah pandangan (yang diharamkan). Zina kedua telinga adalah mendengar (yang diharamkan).

Lidah (lisan) bisa ber zina, dan zina nya adalah perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa berzina, dan zina nya adalah memegang (yang diharamkan).

Kaki bisa ber zina, dan zina nya adalah ayunan langkah (ke tempat yang haram) dan bahkan masih banyak lagi.

Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.”(HR Bukhari-Muslim)

Bahkan, yang sangat memprihatinkan ada orang tua yang membiarkan bahkan mendukung anaknya berpacaran.

Sementara para pelajar dan mahasiswa beralasan bahwa pacaran itu bisa menambah semangat belajar dan asal kita tahu batas-batas berpacaran.

Jelas ini alasan yang salah bin ngawur, karena yang namanya pacaran kita akan terus ingat sama pacar kita, justru banyak murid yang pacaran prestasi nilainya jadi turun, ya logis karena belajarnya jadi tidak fokus.

Baca Juga :  5 Pekerja di Bogor Tertimpa Bangunan Ruko

Sedang alasan asal kita tahu batas-batas berpacaran adalah salah besar karena jika pacaran berduaan orang ketiga adalah setan yang menggoda kita untuk berbuat maksiat lebih jauh lagi yaitu ber zina.

Solusinya adalah maka dari itu, jagalah diri sedari muda dengan menjaga jarak sejauh mungkin dari pintu-pintu zina ini, jangan sesekali berani mendekatinya dengan alasan apapun, Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk“. (QS Al Israa: 32). Jayalah Indonesiaku. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

=========================================================