Benarkah HMPV Mematikan? Ini Penjelasan Menkes untuk Menghindari Hoaks

Benarkah HMPV Mematikan? Ini Penjelasan Menkes untuk Menghindari Hoaks Berikut Penjelasan dari Menkes:
ilustrasi orang mengunakan masker

TIMETODAY.ID, BOGOR – Benarkah HMPV Mematikan? Ini penjelasan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk menghindari hoaks :

  1. Apa Perbedaan COVID-19 dengan HMPV?

COVID-19 adalah virus baru, sedangkan HMPV (Human Metapneumovirus) merupakan virus yang sudah lama ada. HMPV mirip dengan virus flu biasa yang dikenal sejak lama,kalau virus baru seperti COVID, tubuh manusia belum mengerti bagaimana meresponnya.

Jadi Ketika COVID-19 menyerang tubuh, sistem imun kita belum tahu cara meresponsnya, sehingga risiko fatalitas menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, HMPV pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dan sudah tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, sejak saat itu. Jadi, HMPV bukanlah virus baru.

Advertisement
  1. Apakah di Tiongkok Banyak yang Terjangkit HMPV?
Baca Juga :  Nggak Perlu Bosan Saat Diet! Ini 8 Ide Lauk Berprotein Tinggi yang Enak dan Cepat Dibuat

Informasi tersebut tidak benar. Pemerintah Tiongkok dan WHO sudah membantah klaim ini. Berita tersebut adalah hoaks. Kenaikan kasus flu atau HMPV di negara-negara dengan empat musim saat cuaca dingin tidak berarti terjadi wabah besar.

  1. Apakah HMPV Mematikan?

HMPV tidak mematikan. Virus ini biasanya menyebabkan gejala seperti flu biasa yang dapat ditangani oleh sistem imun tubuh, terutama pada individu dengan daya tahan tubuh yang baik.

  1. Apakah HMPV Ada di Indonesia?
Baca Juga :  Pyoderma, Infeksi Kulit Bernanah yang Sering Terabaikan di Negara Tropis

Ya, HMPV sudah lama ada di Indonesia. Virus ini memang ada, tetapi tidak perlu panik. Jika daya tahan tubuh baik, tubuh kita secara otomatis dapat melawan infeksi HMPV.

Cara Menjaga Imunitas Tubuh:

  • Tidur yang cukup
  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Olahraga secara rutin

Selain itu, tetap lakukan langkah 3M untuk mencegah penularan virus:

  1. Memakai masker
  2. Menjaga jarak
  3. Mencuci tangan dengan sabun***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel