Jaro Ade Dorong Reklamasi Tambang di Bogor, Rencanakan Pembangunan Hutan Kota

Jaro ade
Calon Wakil Bupati Bogor nomor urut satu, Ade Ruhandi (Jaro Ade) saat menghadiri ulang tahun ke 60.Partai Golkar, Minggu (27/10/2024). Foto : Aditya Nugraha.

TIMETODAY.ID – Calon Wakil Bupati Bogor nomor urut satu, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, menyampaikan harapannya untuk dapat bersinergi dengan jajaran pemerintahan pusat dalam membangun Kabupaten Bogor. Hal ini diungkapkannya usai menghadiri HUT ke-60 Partai Golkar, Minggu (27/10/2024).

Jaro Ade menyoroti sejumlah isu penting, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, hingga dukungan untuk UMKM.

“Kami, pasangan Rudy Susmanto dan saya, Jaro Ade, berharap bisa lebih bersinergi dengan kabinet merah putih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bogor, khususnya dalam pendidikan, infrastruktur jalan, irigasi, hingga penguatan UMKM dan koperasi,” katanya.

Advertisement
Baca Juga :  Tinjau Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, Jaro Ade Sebut Komitmen Normalisasi Jadi Prioritas

Ia juga menyinggung tentang kebijakan pertambangan di Kabupaten Bogor, khususnya terkait galian C yang wewenangnya ada di tingkat provinsi sesuai Perpres Nomor 55 Tahun 2002. Menurutnya, kondisi lingkungan Kabupaten Bogor harus tetap terjaga, terutama dengan adanya reklamasi bekas tambang.

“Kami berencana membuat hutan kota di desa dan kelurahan dengan dukungan para pengusaha, sebagai bentuk reklamasi pasca-tambang,” ujar Jaro Ade.

Selain itu, Partai Golkar berencana memberikan bantuan UMKM sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pilpres.

Baca Juga :  Jumat Sehat PWI Jadi Momen Perpisahan Hery Antasari dengan Wartawan Kota Bogor

“Setelah Prabowo dan Gibran dilantik, Golkar akan memberikan bantuan UMKM yang disalurkan melalui DPD Partai Golkar, serta kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.

Jaro Ade juga optimis bahwa target suara untuk Pilkada Bogor dapat tercapai, mengingat hasil survei terbaru dari LSI menunjukkan dukungan sebesar 79,3 persen.

“Target kami adalah 80 persen dan kami berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada ini tinggi, terutama dengan adanya pengurangan jumlah TPS dari 15.000 menjadi 7.000,” tuturnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel