TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana melebarkan ruas Jalan Bojonggede–Citayam pada 2026. Proyek itu akan dimulai dari kawasan Bambu Kuning hingga Citayam.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, perencanaan pelebaran jalan tersebut sudah mulai disiapkan pada tahun ini. Ia meminta bangunan yang berada di luar jalur proyek untuk dikosongkan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Tahun ini kita perencanaan pelebaran jalan dari mulai Bambu Kuning hingga Citayem. Nah, jadi yang berada di luar jalur tersebut harus bersih ya. Ini kepentingan masyarakat banyak,” kata Rudy saat ditemui wartawan, Selasa (7/7/2026).
Selain pelebaran jalan, Pemkab Bogor juga akan melakukan normalisasi sungai sebagai bagian dari penataan kawasan. Rudy mengakui, masih terdapat sejumlah bangunan di sepanjang bantaran sungai sehingga pemerintah akan lebih dulu melakukan sosialisasi sebelum proses penertiban dilaksanakan.
“Lalu sungai dinormalisasi. Tapi kan ada bangunan di kiri kanan. Maka pada saat kita perencanaan, sekaligus sosialisasi, ya harus bersihan,” ujarnya.
Rudy menegaskan, program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan lingkungan bagi masyarakat sekitar, termasuk warga Citayam yang berada di wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
“Kami tidak mau ganggu masyarakat kami sendiri. Tapi Citayem, bagian dari Kabupaten Bogor, Kecamatan Bojonggede, mereka juga berharap punya sanitasi air, sanitasi lingkungan yang baik, punya jalan yang bagus,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rudy memastikan pelebaran Jalan Bojonggede–Citayam tidak akan memerlukan proses pembebasan lahan. Sebab, area yang akan dimanfaatkan berada di bantaran Sungai Kali Baru.
“Kebetulan pelebaran jalan Citayem itu tidak perlu pembebasan, karena tanahnya berada di masuk bantaran sungai, yang arah ke Sungai Kali Baru,” tutupnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































