Pembangunan Flyover MA Salmun Butuh Rp350 Miliar

Pembangunan flyover
Perlintasan kereta api Jalan MA Salmun, Kota Bogor, Jumat (12/6/2026). Pemerintah pusat akan membangun fly over di lokasi ini pada 2027 dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp350 miliar. FOTO : TIMETODAY.ID/B. SUPRIYADI.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pembangunan flyover di perlintasan sebidang kereta api Jalan MA Salmun, Pasar Anyar, Kota Bogor, Jawa Barat diperkirakan menelan anggaran hingga Rp350 miliar, mencakup biaya konstruksi dan pembebasan lahan. Besarnya kebutuhan dana itu mendorong Pemkot Bogor mencari dukungan dari pemerintah pusat dan swasta, karena APBD daerah dinilai tidak mencukupi.

Kepastian pembangunan flyover itu muncul setelah DPR RI meninjau langsung perlintasan MA Salmun, Jumat (12/6/2026), dan memutuskan perlintasan tersebut tidak jadi ditutup. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyambut keputusan itu sebagai capaian positif bagi warga.

Baca Juga :  Gencatan Senjata Disepakati, AS dan Iran Saling Klaim Unggul di Medan Konflik

“Alhamdulillah, perlintasan ini tidak jadi ditutup dan akan dibangun flyover. Ini menjadi hasil positif dari kunjungan DPR RI ke lokasi,” ujar Jenal.

Advertisement

Proyek flyover MA Salmun telah masuk program intervensi pembangunan tahun 2027 yang akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan. Fasilitas tersebut dirancang dapat dilintasi pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor, sehingga turut mendukung mobilitas warga secara lebih aman.

Namun dengan kapasitas fiskal daerah yang terbatas, Pemkot tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Selain mengharapkan dukungan pemerintah pusat, Jenal menyebut pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan swasta maupun skema pembiayaan alternatif.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Godok Aturan Belanja UMKM Lokal Wajib bagi ASN

“Kalau hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah yang terbatas, pembangunan ini bisa memakan waktu sangat lama. Karena itu kami juga menjajaki berbagai opsi pendanaan,” pungkas Jenal.

Selain MA Salmun, pembangunan flyover juga direncanakan di kawasan Kebon Pedes. Pemkot Bogor telah menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek tersebut. Jenal menambahkan, penataan perlintasan sebidang kereta api kini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat, sehingga peluang dukungan pendanaan masih terbuka lebar.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel