Jaga Kesehatan Otak, Ini 7 Makanan dan Minuman yang Bisa Dikonsumsi Rutin

otak
ilustrasi otak. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Asupan nutrisi yang tepat tidak hanya berpengaruh pada kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga berperan penting dalam menjaga fungsi otak tetap optimal. Aliran darah ke otak sendiri mencapai sekitar 25 persen dari total sirkulasi darah dalam tubuh, sehingga kualitas makanan yang dikonsumsi sangat menentukan kinerja organ vital tersebut.

Sebaliknya, pola makan tinggi lemak jenuh, karbohidrat olahan, serta makanan ultra-proses atau ultra-processed food (UPF) dapat berdampak buruk pada pembuluh darah otak. Kondisi ini dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko gangguan fungsi kognitif.

Mengutip sejumlah sumber, termasuk NYPost, seorang ahli saraf Dr Aaron Lord membagikan beberapa jenis makanan yang rutin ia konsumsi untuk menjaga kesehatan otak, mulai dari kacang, ikan, hingga sayuran dan minuman tertentu.

Advertisement

1. Kacang kenari

Kacang kenari menjadi salah satu sumber lemak sehat terbaik untuk otak karena kaya akan omega-3. Nutrisi ini berperan dalam menjaga fungsi sel saraf dan mengurangi peradangan.

Studi dalam jurnal Nutrients menyebutkan konsumsi sekitar 28–42 gram per hari atau setara 12–18 butir kacang kenari dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan otak.

Baca Juga :  Heboh Suplemen Blackmores Picu Gangguan Saraf, Ini Langkah BPOM di Indonesia

2. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan beberapa jenis ikan laut lainnya kaya akan asam lemak omega-3, termasuk EPA dan DHA, yang dikenal baik untuk fungsi otak.

Konsumsi sekitar 3 ons ikan berlemak dua kali dalam seminggu dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi otak sekaligus mendukung kesehatan jantung.

3. Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau mengandung serat, folat, lutein, dan beta karoten yang penting untuk melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif.

Penelitian menunjukkan konsumsi rutin sayuran hijau dapat membantu memperlambat penurunan daya ingat terkait usia, serta menurunkan risiko penumpukan beta amiloid yang berkaitan dengan Alzheimer.

4. Tomat

Tomat kaya akan likopen, yaitu antioksidan kuat yang membantu melawan stres oksidatif dan peradangan di otak. Kandungan ini dipercaya dapat mendukung perlindungan terhadap gangguan neurodegeneratif.

5. Minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Beberapa ahli merekomendasikan konsumsi sekitar tiga sendok makan per hari untuk mendukung kesehatan otak dan jantung.

6. Kunyit dan jahe

Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, sementara Jahe membantu meningkatkan fokus dan kejernihan berpikir.

Baca Juga :  10 Ikan Laut Ini Mengandung Merkuri Tinggi, Masih Sering Dimakan?

Beberapa studi juga menunjukkan kurkumin dapat membantu meningkatkan fungsi memori pada orang dewasa jika dikonsumsi secara teratur dalam dosis tertentu.

7. Kopi dan teh

Kopi dan Teh mengandung flavonoid dan kafein yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi serta mendukung metabolisme otak.

Meski bermanfaat, konsumsi kafein tetap perlu dibatasi. FDA menyebutkan batas aman sekitar 400 mg kafein per hari atau setara 2–3 cangkir kopi.

Pentingnya pola makan seimbang dan gaya hidup aktif

Selain memilih makanan sehat, keseimbangan nutrisi juga menjadi kunci utama menjaga kesehatan otak. Konsumsi makanan tidak boleh hanya berfokus pada karbohidrat, tetapi juga harus mencakup protein, lemak sehat, serta mikronutrien lainnya.

Para ahli juga menekankan pentingnya aktivitas berpikir dan stimulasi otak secara rutin. Kurangnya aktivitas mental, terutama pada usia lanjut, dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Dengan kombinasi pola makan seimbang, pilihan makanan bernutrisi, dan gaya hidup aktif, kesehatan otak dapat terjaga lebih optimal dalam jangka panjang.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel